Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal membeli sepeda motor listrik baru untuk petugas patroli dan pengawalan (Patwal) dari Dinas Perhubungan (Dishub).
Salah satunya anggaran yang disiapkan belanja kendaraan motor besar (moge) baru untuk mengawal pejabat kelas VVIP itu sebesar Rp6.354.750.000.
Adapun informasi ini tertuang dalam laman Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa (Sirup LKPP).
Baca juga : Rangkul Pengusaha Lokal, Motor Listrik Tangkas Memiliki Showroom di Tegal
Dalam Sirup LKPP, tertulis bahwa penganggaran dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, dengan nama paket Pengadaan Kendaraan Dinas Operasional Lapangan Khusus Sepeda Motor Listrik Pengawalan Pimpinan VVIP.
Sampai berita ini dinaikkan belum dijelaskan secara terperinci spesifikasi 5 unit kendaraan motor listrik untuk petugas Patwal pejabat VVIP Pemprov DKI Jakarta.
Namun, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo telah menjelaskan rencana pengadaan moge bertenaga listrik pada tahun lalu 2023.
Baca juga : Blitz dan Sayurbox Kolaborasi Optimalkan Gaya Hidup Sehat Ramah Lingkungan
Ia mengatakan untuk tahap awal, akan ada 10 unit yang disediakan untuk kegiatan patroli dan pengawalan oleh petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
"Sementara untuk motor besar atau moge itu rencana tahun depan baru akan diadakan. Jadi ini untuk patroli dan pengawalan, motor Patwal listrik," ujar Syafrin di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (18/9/2023).
Ia juga belum menjelaskan secara terperinci soal spesifikasi maupun harga moge bertenaga listrik listrik. Dia hanya mengatakan bahwa penggantian ini merupakan bagian dari transformasi kendaraan dinas operasional.
Baca juga : Kuota Subsidi Motor Listrik Masih Tersedia, United E-Motor Beri Tawaran
Moge listrik tersebut pun dikhususkan untuk petugas ketika melaksanakan pengawalan pejabat utama di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Spesifikasi, kecepatan maksimalnya nantilah. Karena ini motor listrik besar, ini untuk pengawalan, Patwal," ucap Syafrin.
Sebagai informasi, Dishub DKI juga telah memiliki 186 motor listrik untuk petugas lapangan.
Baca juga : Aturan Konkret Diperlukan untuk Dukung Transisi ke Kendaraan Listrik
"Karena ini motor listrik besar, ini untuk pengawalan, Patwal," jelasnya.
Kendati Syafrin tidak memberikan spesifikasi Moge Listrik yang akan digunakan tahun depan, pantauan reporter Media Indonesia di lapangan pada saat itu, moge listrik tersebut mirip seperti Motor listrik Harley-Davidson LiveWire.
Adapun kekuatannya mampu menghasilkan 100 tenaga kuda dan 84 kaki lbs torsi dan melesat dari 0 hingga 100 kilometer per jam dalam hitungan 3 detik saja. Lalu, kisaran harga moge listrik itu mencapai Rp1,5 miliar.
(Z-9)
Dengan ketersediaan dana tersebut, seharusnya dampak banjir dapat diminimalisasi melalui persiapan yang lebih matang.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan anggaran Rp100 miliar yang digelontorkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bukan hanya untuk pembongkaran tiang monorel Jakarta
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memangkas anggaran subsidi Transjakarta hingga Rp1,1 triliun pada 2026 seiring turunnya total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membongkar tiang-tiang monorel Jakarta milik PT Adhi Karya yang mangkrak di kawasan Kuningan, tepatnya di Jalan Rasuna Said sisi timur.
Pemprov DKI melakukan mitigasi untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem, mulai dari pemantauan intensif BMKG hingga kesiapan infrastruktur pengendali banjir
Selain DBD, Rano juga menyoroti masih tingginya kasus tuberkulosis (TBC) di Jakarta. DKI Jakarta masih berada di peringkat delapan nasional untuk kasus TBC.
Wacana penghentian insentif kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) berpotensi menghambat laju transisi energi nasional.
Peralihan ke transportasi berbasis listrik memberi ruang lebih besar bagi pemerintah untuk mengendalikan tekanan fiskal, sekaligus mendukung agenda transisi energi.
Penjualan kendaraan elektrik di Indonesia pada 2025 melonjak pesat mencapai 175.144 unit, naik signifikan dibandingkan 2024 yang tercatat sebesar 103.228 unit.
Pengendara wajib memiliki sisi emosional yang terkontrol agar tidak mengambil keputusan ceroboh yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang-orang di sekitarnya.
Brian menjelaskan bahwa logam tanah jarang merupakan material strategis yang menjadi kunci dalam pengembangan industri kendaraan nasional (mobnas),
Peningkatan pengisian daya kendaraan listrik selama periode Nataru menunjukkan adanya perubahan pola penggunaan kendaraan listrik oleh masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved