Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
KRL Jabodetabek, tepatnya armada Commuter line No.1155B (Bogor-Jakarta), mengalami gangguan di Stasiun Cikini pada Senin (26/2) pagi, pukul 07.20 WIB. KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas adanya gangguan tersebut.
"Petugas kami telah melakukan pengecekan pada rangkaian yang mengalami kendala, pukul 08.03 WIB. Commuter Line No. 1155B sudah dapat melanjutkan perjalanan kembali menuju Stasiun Jakarta Kota, yang selanjutnya rangkaian tersebut akan dilakukan pengecekan lebih lanjut," kata External Relations & Corporate Image Care KAI Commuter, Leza Arlan, melalui keterangan tertulis, Senin.
Akibat gangguan pada moda transportasi publik itu, perjalanan mengalami keterlambatan 53 menit. KAI Commuter juga melakukan rekayasa pola operasi pada sejumlah rute. Rekayasa operasi dilakukan sebagai berikut:
Baca juga : KRL Jabodetabek Beroperasi Normal Saat Libur Nataru
1. Commuter Line No. 1159B (Bogor-Jakartakota) perjalanan hanya sampai Manggarai.
2. Commuter Line No. 1160B perjalanan dari Stasiun Manggarai-Stasiun Bogor.
3. Commuter Line No. 1161B (Bogor-Jakartakota) perjalanan hanya sampai Manggarai.
Baca juga : Stasiun BNI City Mulai Uji Coba Layani KRL
4. Commuter Line No. 1162B perjalanan dari Stasiun Manggarai-Stasiun Bogor).
Selain itu, terdapat keterlambatan perjalanan Commuter line dampak dari ganguan sarana Ka 1155B antara lain:
1. Commuter Line No. 1157B mengalami keterlambatan 56 menit.
Baca juga : Hindari Kepadatan Peron 6 dan 7 Stasiun Manggarai, KAI Commuter Operasikan 3 Kereta Pengumpan
2. Commuter Line No. 1159B mengalami keterlambatan 26 menit.
3. Commuter Line No. 1161B mengalami keterlambatan 44 menit.
4. Commuter Line No. 1163B mengalami keterlambatan 36 menit.
Baca juga : Akhir Pekan Ini, Jumlah Pengguna KRL Naik 28%
5. Commuter Line No. 5521 mengalami keterlambatan 24 menit.
"Saat ini perjalanan commuter line relasi Bogor-Jakarta masih proses penguraian antrian, kami mohon maaf atas gangguan yang terjadi pada pagi ini," jelasnya.
KAI Commuter mengimbau kepada pengguna commuterline untuk mengikuti arahan petugas di stasiun. Calon penumpang diminta tidak memaksakan naik jika keadaan commuterline sudah padat. (Z-11)
Kereta Commuter Indonesia, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero akan mengoperasikan 96 unit kereta rel listrik (KRL) baru.
Sepanjang tahun 2025 hingga 30 April ini, KAI Commuter juga sudah melayani total pengguna Commuter Line sebanyak 125.818.020 orang.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas layanan dan menghadirkan infrastruktur transportasi publik yang terintegrasi dan modern.
Sepekan beroperasi pada masa Angkutan Lebaran 2025, 21-27 Maret 2025, Commuter Line telah mengangkut 7.623.172 penumpang atau lebih tinggi 4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
PT KAI Commuter resmi menerapkan GAPEKA 2025 sejak 1 Februari 2025. Berbagai perubahan signifikan dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi perjalanan para pengguna.
Semakin cepatnya perjalanan commuter line ini harus diiringi dengan kepastian keselamatan dan kenyamanan penumpang sebagai prioritas utama.
Apabila nantinya usulan tersebut memang dapat diterapkan dan memberikan kemudahan bagi masyarakat Jakarta, maka Pemprov DKI Jakarta akan menindaklanjuti.
Neta Auto Indonesia, distributor mobil listrik di Indonesia, telah melakukan serah terima 100 unit tambahan NETA V-II dan NETA X kepada PT Luxury Trans Indonesia.
UNTUK keenam kalinya ajang Paris Row Paris yang khusus menampilkan fesyen Indonesia akan tampil di kota kiblat mode dunia tersebut.
Dia mengatakan, angkutan umum seperti Transjakarta 24 jam, trotoar manusiawi, hingga integrasi tarif antarmoda merupakan hasil estafet kepemimpinan yang saling melanjutkan.
TransJakarta menggandeng blu by BCA Digital untuk memperkenalkan sistem pembayaran digital baru, guna meningkatkan kenyamanan dan efisiensi bagi pengguna
Minat terhadap rumah tapak kembali meningkat di kalangan pembeli muda, terutama sejak pandemi covid-19 memicu perubahan pola hunian.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved