Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
Hingga Jumat, (1/12) sore banjir di sejumlah titik akibat hujan semalaman di wilayah Kota Depok, Jawa Barat (Jabar) belum juga surut. Banjir setinggi 1 meter akibat hujan lebat pada Kamis (30/11) masih menggenangi pemukiman warga Jalan Mochtar, Kelurahan Bojongsari Lama, Kecamatan Bojongsari.
Banjir setinggi 50 cm juga terpantau di Jalan Vila Pamulang, Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari pun belum surut. Pengendara yang akan melintas jalan tersebut, terpaksa mencari alternatif jalan lain.
Genangan air 30 cm juga masih ada di kawasan Radar AURI, Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis. Kawasan ini mengalami banjir yang cukup parah di malam hingga mengakibatkan macet total.
Baca juga: 24 RT di Jaktim masih Tergenang Banjir akibat Luapan Kali Ciliwung
Kepala Bidang Pengendalian Bencana pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok Deni Romulo Hutauruk merinci, banjir tersebut tersebar di lima titik yakni Kecamatan Bojongsari, Kecamatan Sawangan, Kecamatan Tapos, Kecamatan Sukmajaya, dan Kecamatan Cimanggis.
"Total yang terdampak banjir ada puluhan rumah," kata Deni, Jumat (1/12).
Dari jumlah tersebut, kata Deni terdapat 22 KK dengan 132 jiwa yang terdampak banjir. Deni menyebutkan, rata-rata ketinggian air yang merendam di sejumlah titik di Kota Depok ini sekitar 50-100 centimeter dan juga merendam akses jalan warga sekitar.
Baca juga: Banjir Lumpur Melanda Kota Batam, Puluhan Rumah Terendam
"Terbanyak berada di wilayah Bojongsari. Beberapa rumah terdampak dengan ketinggian air sekitar 1 sentimeter di permukaan jalan," ungkapnya.
Saat ini, banjir yang terjadi di wilayah tersebut sebagian sudah surut. Banjir tidak menyebabkan kerusakan pada bangunan dan tidak ada warga yang mengungsi.
"Kami sudah koordinasi dengan aparat wilayah setempat dan melakukan assesment," pungkasnya
Pita warga Jalan Vila Pamulang Kecamatan Bojongsari, Kota Depok mengatakan sudah 10 jam air belum juga surut. Dikatakan bahwa banjir di rumahnya sering saat hujan turun karena saluran drainase kecil dan ditambah pula banyak sampah.
Ia pun berharap instansi terkait agar melebarkan saluran drainase di perumahan tersebut. "Saya minta saluran air yang kecil ini dibesarkan sehingga saat hujan turun, air tidak masuk permukaan perumahan," katanya.
(Z-9)
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Sebagian wilayah Condet, Jakarta sudah kebanjiran, Jumat (30/1).
Kondisi ini memaksa pengendara untuk ekstra waspada dan menurunkan kecepatan secara drastis guna menghindari kecelakaan.
Jarak struktur bangunan yang tidak terlalu menempel pada lereng menjadi faktor kunci minimnya dampak fatal.
Pemerintah Kota Depok turut mengeluarkan peringatan dini bagi warga, terutama bagi mereka yang bermukim di daerah dengan topografi perbukitan atau dekat aliran sungai.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
hujan menyebabkan adanya genangan-genangan di beberapa tempat. Kondisi ini menjadi faktor utama berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta Kamis 5 Februari 2026. Waspadai potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta. Cek detailnya!
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Istilah awan kontainer tidak dikenal dalam ilmu meteorologi. Narasi yang beredar di masyarakat merupakan bentuk kesalahpahaman dalam memahami fenomena atmosfer.
Waspada terhadap peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bersifat fluktuatif, yang dapat terjadi pada pagi, siang atau sore, malam, hingga dini hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved