Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DOSEN Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, Lina M Jannah menilai belum ada evaluasi menyeluruh terkait kebijakan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia khususnya di Jakarta.
Menurut Lina, wacana Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang mengimbau ASN DKI untuk membeli kendaraan listrik menggunakan tunjangan transportasi, terkesan terburu-buru.
"Kita bicara kemactean di Jakarta selama ini penyebabnya juga motor yang tidak terkendali," jelasnya saat dihubungi Media Indonesia, Kamis (24/8).
"Saya melihat terburu-buru yaa, jangan gebyar kebijakan untuk sesuatu hal yang kemudian berdampak panjang," imbuhnya.
Lina mengatakan, argumen yang dilontarkan Heru terkesan tidak memiliki alasan yang jelas dengan memaksa ASN menggunakan tunjangan transportasinya.
Baca juga: Heru Gagal Lobi Pengusaha Swasta DKI untuk Lakukan WFH
"Hanya saja argumen itu adalah bentuk pemaksaan, tapi kalau saya lihat tadi tujuan awalnya tidak jelas mau dibawa kemana, jadi ini kebijakan sesaat," jelas Lina.
Lebih lanjut, Lina juga mengatakan anjuran itu juga bertentangan dengan semangat Pemprov DKI Jakarta yang sudah membangun transportasi publik seperti LRT Jakarta, MRT Jakarta dan Transjakarta.
"Kenapa sih kita tidak belajar negara yang kemudian membuat kebijakan, transportasi umumnya dibenahi. Justru kendaraan khususnya motor itu sebaiknya malah tidak menjadi hal yang prioritas," katanya.
Ia pun menduga hal ini bertujuan karena industri kendaraan listrik yang tidak laku dan memaksa warga untuk membeli kendaraan listrik tersebut.
"Iya artinya malah menambah, entah ini tujuannya kendaraan listrik yang tidak laku dan memaksa, itu lain cerita kita harus cari datanya," ucap Lina.
Selain itu, Lina juga mengatakan tidak ada hubungannya penggunaan kendaraan listrik dengan polusi udara di Jakarta yang buruk.
"Listrik sendiri aja ini juga masih make uap batu bara," ujarnya.
Tunjangan Transportasi ASN
Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menginstruksikan jajarannya dapat menabungkan tunjangan transportasi. Mengingat saat ini pihaknya menerapkan kerja dari rumah (WFH).
"Kan sudah ada uang transport, dibeliin cicil dong motor listrik," ujar Heru di Gedung Blok G, Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (24/8)
Kendati demikian Heru menegaskan bahwa tidak ada paksaan agar ASN membeli kendaraan listrik. Hal ini bersifat imbauan.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Sigit Wijatmoko mengungkapkan, besaran tunjangan transportasi yang didapatkan ASN bervariasi. Tunjangan diberikan bedasarkan area kerja.
"Jadi untuk level provinsi , kemudian ada yang kota dan kecamatan kelurahan. Untuk Provinsi sekitar Rp 6,5 juta per bulan," jelasnya. (Far)
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Ali Lubis mengatakan, tingginya tingkat polusi udara di Jakarta membuat kesehatan masyarakat terganggu. Sekaligus menurunkan kualitas hidup warga.
Kemudian ada teknologi sensor supaya tahu kapan zona merah. Selain itu, ada truk embun sudah dilakukan di kota-kota Tiongkok.
Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya polusi udara merupakan langkah krusial dalam menekan dampak kesehatan yang ditimbulkan.
BMKG mengungkapkan, berdasarkan hasil pemantauan, dalam siklus harian, konsentrasi PM2,5 tertinggi di wilayah DKI Jakarta ialah selepas malam hari hingga menjelang pagi hari.
Kualitas udara di Jakarta, Senin (14/10) pagi masuk urutan ke delapan sebagai kota dengan udara terburuk di dunia.
POLUSI di DKI Jakarta menimbulkan dampak kesehatan dan kerugian yang besar bagi masyarakat.
Transformasi digital di tubuh PT PLN menemukan bentuk paling konkret melalui PLN Mobile.
PLN menegaskan komitmennya dalam mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional melalui partisipasi aktif pada ajang Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS 2026).
Pertumbuhan infrastruktur EV tidak bisa dilepaskan dari pendekatan kolaboratif dan keberpihakan pada kebutuhan masyarakat.
Langkah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk mempercepat pengembangan industri baterai kendaraan listrik dinilai sebagai sinyal positif.
PT Ofero Technology Indonesia (Ofero) terus memperkuat posisinya di pasar motor dan sepeda listrik dengan strategi yang menitikberatkan pada kebutuhan mobilitas lokal.
MASYARAKAT luas diajak untuk berperan aktif mendukung akselerasi penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) sebagai solusi mobilitas bersih yang berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved