Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Perhubungan DKI Jakarta telah melaporkan usulan tarif TransJakarta rute Terminal Kalideres-Bandara Soekarno-Hatta (SH1) kepada Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, pihaknya mengusulkan tarif TransJakarta rute bandara adalah Rp5 ribu.
Syafrin menyebut, nilai tarif yang ia usulkan ke Pj Gubernur ini adalah berdasarkan hasil rekomendasi dari Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ).
Baca juga: Pemprov DKI Rombak Direksi Transjakarta
"Iya Rp5 ribu sesuai dengan rekomendasi DTKJ," ungkap Syafrin ditemui di Balai Kota, Selasa (8/8).
Syafrin mengungkapkan setelah melakukan pengusulan itu, ia masih menunggu persetujuan Pj Gubernur.
Baca juga: Dishub Buka Kemungkinan Sediakan Bagasi untuk Koper Penumpang di Bus Transjakarta Rute Bandara
Bila Pj Gubernur setuju dengan tarif tersebut, proses selanjutnya Pj Gubernur akan mengirimkan surat permohonan persetujuan tarif kepada DPRD DKI Jakarta.
"Tentu berdasarkan tarif dengan subsidi harus mendapatkan persetujuan dewan," ujarnya.
Ia pun belum mengetahui kepastian pembahasan tarif TransJakarta rute bandara di DPRD DKI. Namun, ia berharap pembahasan itu bisa dilakukan secepatnya.
"Lebih cepat lebih baik," tandasnya.
Di sisi lain, Dinas Perhubungan DKI Jakarta belum akan membuka rute baru ke Bandara Soetta dari Pantai Indah Kapuk (PIK) seperti yang sebelumnya direncanakan.
"Kami masih berfokus pada rute SH1 Terminal Kalideres-Bandara Soetta," tukasnya.
Sebelumnya, pada 5 Juli lalu Pemprov DKI memulai uji coba operasional TransJakarta rute Bandara Soetta dari Terminal Kalideres. Rute ini diharapkan dapat memudahkan mobilitas masyarakat yang bekerja di bandara dan mengurangi kemacetan dari pengurangan penggunaan kendaraan pribadi. (Z-10)
RENCANA penaikan tarif layanan TransJakarta belum akan diumumkan dalam waktu dekat.
Pemprov DKI berencana menaikkan tarif Trans-Jakarta yang tidak pernah mengalami kenaikan sejak 20 tahun terakhir. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian besaran tarif yang disepakati.
Setelah hampir dua dekade “membeku” di angka Rp3.500, tarif Bus TransJakarta berpotensi naik. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah mengkaji penyesuaian tarif TransJakarta.
KETUA Komisi B DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh menyoroti kebijakan subsidi layanan transportasi terutama terkait tarif Transjakarta yang efisien dan tepat sasaran
tarif Transjakarta sebenarnya mencapai sekitar Rp13 ribu per penumpang, namun masyarakat hanya membayar Rp3.500 berkat subsidi besar dari pemerintah daerah.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan tarif Transjakarta bakal naik. Ia mendengarkan usulan warganet yang mengharapkan tarif baru berkisar Rp5 ribu - Rp7 ribu.
Ia menekankan kesiapan armada menjadi kunci agar layanan berjalan efektif sejak awal operasional.
Targetnya, layanan ini harus sudah beroperasi penuh sebelum memasuki periode mudik Lebaran guna membantu mobilitas warga menuju bandara.
Trayek tersebut akan menjadi etalase utama bagi transportasi publik Jakarta di mata dunia,
Pemprov DKI tengah melakukan finalisasi terhadap kesiapan armada bus serta infrastruktur pendukung di sepanjang rute tersebut.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memastikan rencana pengoperasian rute Transjakarta Blok M-Soetta memasuki tahap finalisasi.
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved