Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Perhubungan DKI Jakarta menjelaskan penyebab minimnya akses jalan di sekitae Stadion Jakarta International Stadium (JIS) saat konser Dewa 19 berlangsung pasa Sabtu (4/2) lalu. Hal itu menyebabkan ruwetnya arus kepulangan 65 ribu penonton konser hingga menuai kritik di jagat media sosial.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, pengurangan lajur di Jalan RE Martadinata dari empat menjadi dua lajur adalah salah satu faktor penyebab sempitnya akses jalan di JIS dan menyebabkan kemacetan saat penonton konser Dewa 19 bubar.
Baca juga: DPR Minta Garuda Turunkan Harga Tiket untuk Jemaah Haji 2023
"Karena saat ini di Jalan RE Martadinata sedang ada pembangunan tol Harbour II. Itu yang di sisi utaranya," tutur Syafrin di Balai Kota, Kamis (9/2).
Penyebab lainnya adalah adanya perbaikan jalan di Jalan Danau Sunter Barat dan Jalan Sunter Permai Raya.
"Sehingga lajur ideal di sana empat lajur itu tidak optimal kemarin. Kami sudah kerahkan petugas kemarin, tapi karena kondisi jalannya seperti itu maka ini belum bisa kita paksakan terjadi kelancaran," jelas Syafrin.
Pihaknya telah berupaya melalui berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga serta kontraktor pembangun jalan tol agar melakukan akselerasi pengerjaan proyek.
Syafrin juga menambahkan, Dishub DKI sudah melakukan rekayasa lalu lintas dan melakukan sosialisasi secara masif kepada mascara terkait konser Dewa 19 di JIS.
"Rekayasa ada contohnya untuk lokasi parkir itu kami arahkan sebagian di sisi utara itu ke parkir Formula E. Yang selebihnya di sisi baratnya parkir di kawasan Kemayoran. Demikian pulanya pemanfaatan gedung-gedung parkir di kawasan sekitar," tandasnya. (OL-6)
PT Jasa Marga menerapkan diskon tarif tol sebesar 30% untuk rute menerus dari Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menuju GT Kalikangkung
Sebagai tambahan layanan darurat, Pertamina juga menyiagakan layanan motoris yang bertugas membantu pengendara yang mengalami kehabisan bahan bakar di tengah kemacetan.
Selain itu, disediakan 15 tempat istirahat dan pelayanan (TIP) fungsional di berbagai titik strategis.
“Pembatasan ini akan mulai diberlakukan pada Jumat, 13 Maret 2026 pukul 00.00 WIB, hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
Astra Infra sebagai penyedia layanan infrastruktur publik khususnya jalan tol, siap melayani pemudik yang akan berlebaran di kampung halaman mereka.
PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ruas tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Tol Kutepat) di Sumatra Utara mempercepat pembangunan jalan tol tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved