Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
JAJARAN Ditnarkoba Polda Metro Jaya menangkap seorang perwira menengah yang berdinas di Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Mabes Polri pada Jumat (6/1). Anggota kepolisian berpangkat kombes itu berinisial YBK dan ditangkap terkait penyalahgunaan narkoba.
Saat ditangkap di sebuah kamar hotel di Kelapa Gading, Jakarta Utara, YBK sedang bersama seorang perempuan yang diketahui adalah temannya.
Baca juga: Penuhi Kuota, Perempuan Bangsa Siap Wujudkan Kemenangan PKB 2024
"Itu temannya saja. Sekarang dua-duanya sudah ada di Polda," ujar Dirnakoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa saat dihubungi, Sabtu (7/1).
Menurut Mukti, Kombes YBK tidak sedang berdinas saat berada di kamar hotel tersebut. Kombes YBK dan perempuan inisial R itu telah berada di hotel selama dua hari terakhir.
"Ada laporan dari masyarakat. Dia di situ juga dari tanggal 5 (Januari), sudah dua hari," tegas Mukti.
Kombes YBK dan rekan perempuannya saat ini telah diamankan di Polda Metro Jaya. Keduanya masih menjalani pemeriksaan.
Dari hasil penggeledahan awal di lokasi, polisi mengamankan dua klip sabu di kamar hotel yang ditempati oleh Kombes YBK. (OL-6)
"Barbuknya (barang bukti) 0,5 gram sama 0,6 gram (sabu). Jadi ada dua barbuk," tutur Mukti. (Put)
Momentum kebangkitan Putri di awal tahun ini bertepatan dengan apresiasi yang diterimanya dari instansi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Yusril menegaskan isu-isu teknis seperti mutasi, promosi, dan pendidikan akan tetap menjadi ranah internal kepolisian dan tidak seluruhnya dimuat dalam laporan kepada Presiden.
Dalam penanganan ini, kepolisian bekerja secara paralel mengumpulkan data antemortem (data fisik korban sebelum meninggal) dan post-mortem (data fisik dari jenazah).
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka babak baru dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dengan merekrut 101 atlet SEA Games.
Peristiwa bermula sekitar pukul 18.20 WIB saat kondisi bus cukup padat. Korban yang sedang berdiri awalnya tidak menyadari adanya tindakan pelecehan.
Dalam gelar perkara itu, hasil yang ditemukan dari kandungan yang disita saat peristiwa dilakukan persesuaian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved