Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPARTEMEN Keperawatan Jiwa Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) Universitas Indonesia mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat untuk menekan risiko gangguan kesehatan mental pada anak usia sekolah di SDN Tegallega 1, Kota Bogor, Rabu (14/12).
Kepala Departemen Keperawatan Jiwa FIK UI Yossie Susanti mengatakan kegiatan itu dilakukan untuk memperkuat perkembangan psikososial anak sekolah dasar sebagai generasi penerus masa depan bangsa.
Ia menjelaskan perhatian terhadap isu kesehatan jiwa terus meningkat. Masyarakat semakin sadar akan pentingnya stabilitas kesehatan jiwa.
Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Kemenkes RI, 2018) menempatkan Jawa Barat sebagai satu dari tiga provinsi dengan prevalensi gangguan jiwa dan gangguan mental emosional paling tinggi dengan prevalensi sebesar 6% pada 2013 meningkat menjadi 9,8% pada tahun 2018.
Lebih lanjut, menurut data Dinas Kesehatan Kota Bogor jumlah orang dengan masalah kejiwaan di Kota Bogor terus meningkat. Ia menuturkan hal ini perlu menjadi perhatian serius di tengah upaya Pemerintah mewujudkan bonus demografi dan visi Indonesia Sehat 2045.
Yossie menyatakan, pihaknya terus melanjutkan kegiatan promosi kesehatan jiwa khususnya pada anak usia sekolah sebagai upaya menurunkan prevalensi gangguan mental emosional yang semakin meningkat, terutama akibat pandemi covid-19.
Baca juga : Asah Kreativitas Siswa, Festival Sekolah Islamic Village Digelar
"Anak-anak ini kan aset bangsa, jadi dengan kita memperkuat kesehatan psikologis mereka, harapannya ketika mereka dewasa mereka menjadi sosok yang tangguh, dan visi Indonesia Emas 2045 bisa terwujud," kata Yossie, melalui keterangannya, Kamis (15/12).
Ketua panitia pengabdian masyarakat Yudi Ariesta Chandra menjabarkan, tema kegiatan adalah “Anak Bangsa Tangguh, Indonesia Makin Hebat”. Kegiatan promosi kesehatan jiwa pada anak sekolah dilakukan menggunakan metode Terapi Kelompok Terapeutik (TKT) dengan permainan yang seru bagi anak usia sekolah.
“Kami membalut kegiatan stimulasi TKT ke dalam berbagai permainan yang mengasah perkembangan emosi, kognitif, motorik halus, dan motorik kasar anak sekolah, seperti permainan lego, lompat kotak, lomba mengisi keranjang bola dengan menelusuri garis, dan sebagainya," kata Chandra.
Sementara itu, Kepala SDN Tegallega 1 Bogor Iroh Rosidah mengapresasi kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan FIK UI. Rosidah berharap kegiatan semacam ini semakin gencar dilakukan dalam upaya menekan risiko kesehatan mental di kota Bogor.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam memperkuat perkembangan psikologis anak-anak didik kami," ujarnya. (RO/OL-7)
Studi terbaru mengungkap teknik "meta-cognitive doubt". Meragukan pikiran negatif ternyata lebih efektif untuk kembali berkomitmen pada tujuan jangka panjang.
Korps Relawan Bencana di bawah Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi), melaksanakan rangkaian Psychosocial Support Program bagi anak-anak yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Poso.
Dialah Saparinah Sadli, perempuan berusia 99 tahun yang menjadi saksi hidup perjalanan panjang ilmu psikologi dan gerakan perempuan di Indonesia.
Talentlytica bersama Unit Usaha Akademik Unpad akan menggelar Workshop Pauli Reimagined pada 4 Oktober mendatang di Bandung, Jawa Barat
Penggunaan pacar AI di platform seperti Character.AI makin populer, tetapi pakar memperingatkan risikonya.
Cinta bukan hanya soal perasaan, tapi juga ilmiah. Pelajari efek hormon ini saat jatuh cinta dan patah hati.
Prestasi langka ini menegaskan keunggulan pelajar Indonesia di panggung robotika global.
GURU Besar Literasi Budaya Visual FSRD ITB, Prof Acep Iwan Saidi, merespons kebijakan pengelola Museum Nasional Indonesia (MNI) yang menaikkan harga tiket masuk bisa membebankan pengunjung.
ANGGOTA Komisi XIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Marinus Gea, menghadiri kegiatan Parlemen Pelajar PW IPM Banten 2025 di Universitas Muhammadiyah Tangerang.
Ia menekankan bahwa akar persoalan bukan pada keberadaan platform, melainkan kurang optimalnya mekanisme penyaringan konten berbahaya oleh perusahaan teknologi besar.
PELAKU teror di era masyarakat digital jangan dibayangkan orang-orang dengan keterikatan pada ideologi dan agama yang kebablasan.
SEBANYAK 152 pelajar dari 38 provinsi resmi menyelesaikan pelatihan perdana Gladian Sentra Paskibra untuk Indonesia (Garuda) Tahun 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved