Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM mencapai visi untuk menyebarkan kebahagiaan dan menciptakan momen terbaik bagi masyarakat Indonesia, Timezone kembali hadirkan inovasi terbaru melalui peluncuran venue terbaru di Summarecon Kelapa Gading Mall 3, Jakarta, Sabtu (26/11).
Timezone terbaru ini hadir dengan penampilan baru di atas ruang seluas lebih dari 1.000 meter persegi dengan desain modern dan berbagai permainan terbaru seperti Hologate VR, Social Bowling dan lebih dari 70 permainan lainnya.
Para pengunjung bisa puas menjelajahi Timezone terbaru ini dan menjadikannya destinasi utama bermain dan hiburan keluarga pada musim liburan natal dan tahun baru yang akan datang.
“Timezone berkomitmen untuk membawa keceriaan kepada keluarga Indonesia. Kami merasa istimewa bisa menjadi bagian dari terciptanya berbagai momen terbaik dalam setiap fase kehidupan guest kami," ungkap CEO dan Presiden Direktur Timezone Indonesia Naveen H.
"Hadirnya venue Timezone Flagship baru ini memungkinkan kami untuk menjadi bagian dari lebih banyak momen ceria bagi guest kami,” jelasnya.
Baca juga: Pekan Gembira Ria Vol.2 Siap Hibur Masyarakat Jakarta dan Sekitarnya
Lebih lanjut Naveen mengatakan,“Pembukaan venue baru di Summarecon Mall Kelapa Gading 3 di lantai 3 ini semakin melengkapi kehadiran Timezone di mall ini, setelah keberadaan venue Timezone sebelumnya, di lantai 2, karena Kami sadar betapa besarnya potensi pasar di Kawasan Kelapa Gading.”
Beroperasi sejak tahun 1995, Timezone berhasil membangun brand hingga menjadi Top Brand bagi keluarga, Gen Z maupun anak dan remaja.
"Salah satu kunci keberhasilan adalah inovasi dalam memberikan hiburan keluarga terbaik dengan menghadirkan berbagai permainan terbaru dan tercanggih mengikuti tren yang berlaku," jelasnya.
“Kehadiran mesin permainan yang canggih dan mengadopsi teknologi terkini memang menjadi komitmen Timezone untuk menjadi pusat hiburan keluarga terbesar di Indonesia," kata Naveen.
"Selain itu Timezone juga ingin semakin memberikan bukti pengembangan brand Timezone tidak hanya menyasar keluarga, tetapi juga remaja, dan eksekutif muda," katanya.
"Sebagai bukti komitmen kami ini adalah hadirnya VR Hologate pertama kali di Indonesia pada peluncuran venue Timezone Flagship ini,” papar Naveen.
Hologate sendiri merupakan mesin permainan VR terbaru yang memungkinkan pemain seolah berada di medan perang sesungguhnya ketika masuk ke dalam dimensi Hologate.
"Dan yang tidak kalah seru dan akan segera hadir adalah Spin Bumpercars yang mempunyai konsep berbeda dengan bumper cars konvensional. Karena Spin Bumpercars merupakan “mobil senggol” yang akan berputar ketika terkena benturan," jelasnya. (RO/OL-09)
Sejalan dengan imbauan Pemerintah, masyarakat diajak untuk menikmati waktu berkualitas bersama keluarga dengan mengurangi paparan gawai.
Keberhasilan serial Fallout di Amazon Prime yang kini sudah memasuki musim kedua menunjukkan bahwa ada minat yang besar terhadap acara live-action permainan dari Bethesda.
Octopath Traveler 0 hadir sebagai prekuel ambisius yang berhasil menetapkan standar tinggi dalam genre JRPG.
Banyak permainan tradisional kini mulai langka akibat digitalisasi dan perubahan gaya hidup anak-anak yang kian jauh dari ruang bermain fisik.
Terdapat usulan agar petugas haji dalam Revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah dihapus.
PASANGAN ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu gagal ke final Badminton Asia Championships (BAC) 2025.
Dalam psikologi perkembangan, remaja sedang berada pada fase meningkatnya kebutuhan otonomi.
Salah satu fenomena yang paling sering muncul dari penggunaan media sosial adalah kecenderungan remaja untuk melakukan perbandingan sosial secara ekstrem.
Psikolog klinis ungkap alasan remaja dan Generasi Alpha sangat terikat dengan media sosial. Ternyata terkait pencarian identitas dan hormon dopamin.
MENGHADAPI dinamika era digital di tahun 2026, kecemasan orang tua terhadap dampak negatif internet sering kali berujung pada kebijakan larangan total media sosial bagi remaja.
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
Remaja yang aktif melaporkan kebaikan tercatat lima kali lebih empati, lima kali lebih prososial, dan hampir empat kali lebih tinggi dalam kemampuan memahami sudut pandang orang lain.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved