Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
KUASA hukum keluarga Brigadir Yosua (J) Kamaruddin Simanjuntak menyampaikan ketidakpercayaan pihak keluarga akan tuduhan pelecehan seksual pada istri Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo yang dilakukan oleh Brigadir J. Keluarga menyebut Brigadir J sangat menghormati pimpinan.
"Dikatakan dia melakukan dugaan pelecehan terhadap ibu yang sangat dihormatinya yaitu Ibu Putri, dia menganggap itu sebagai ibunya," kata kuasa hukum keluarga Brigadir Yosua, Kamaruddin Simanjuntak, Kamis (21/7).
Kamaruddin mengatakan Brigadir Yosua juga menganggap Irjen Sambo sebagai bapaknya. Brigadir Yosua kerap menceritakan kebaikan Irjen Sambo dan istri kepada kedua orangtuanya.
"Dia cerita kepada orangtuanya bahwa mereka ini orang-orang baik, tapi ada berita yang berkembang sangat masif, sangat menyudutkan putra klien kami," ujar Kamaruddin.
Kamaruddin memandang pernyataan Polri saat ini berdasarkan visum et repertum yang dilakukan sangat tendensius yakni menyudutkan Brigadir Yosua yang sudah tidak bisa membela diri.
Menurutnya, visum et repertum dan autopsi yang dilakukan tanpa sepengetahuan keluarga. Hanya anaknya yang merupakan anggota Polri, Bripda LL Hutabarat diperintahkan oleh Karo Provost untuk menandatangani surat di Rumah Polri.
"Tapi tidak bisa menemui atau melihat abangnya (Brigadir Yosua) tetapi begitu ditanda tangan surat itu atas perintah Karo Provost maka dikeluarkan lah dari satu ruangan dan ternyata abangnya sudah selesai berpakaian dengan rapi dimasukkan ke dalam peti," ungkap Kamaruddin.
Maka itu, pihak keluarga meminta polisi melakukan autopsi ulang. Namun, kali ini melibatkan kedokteran forensik dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL), Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU), Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), dan rumah sakit swasta.
Baca juga: Autopsi Ulang Brigadir J Libatkan Persatuan Kedokteran Forensik Indonesia
Polri telah menyetujui autopsi ulang itu. Namun, jadwal ekshumasi atau penggalian kubur masih diatur.
Ajudan Irjen Ferdy Sambo terlibat baku tembak di rumah dinasnya, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan pukul 17.00 WIB pada Jumat, 8 Juli 2022. Brigadir Yosua yang merupakan sopir istri Sambo ditembak hingga tewas oleh Bhayangkara Dua (Bharada) RE, sopir Sambo.
Penembakan itu disinyalir karena Brigadir Yosua melakukan pelecehan seksual dan penodongan senjata kepada istri Sambo. Namun, versi keluarga menyatakan Brigadir Yosua meninggal bukan karena senjata api, melainkan pembunuhan berencana.
Keluarga menemukan lebam bekas jeratan tali di leher Brigadir Yosua, jari-jari tangan putus hingga lebam di perut, mata, hidung, dan kaki. Brigadir Yosua diyakini disiksa dalam perjalanan Magelang ke Jakarta.(OL-5)
Pengacara Alvin Lim meninggal dunia saat mendapat perawatan di RS Mayapada, Tangerang, Banten, Minggu (5/1). Sempat menyampaikan Ferdy Sambo tidak ditahan di Lapas Salemba
Hakim Agung ini dinilai memiliki catatan buruk karena sempat menganulir vonis terpidana pembunuhan berencana eks Kadiv Propam Ferdy Sambo dari hukuman mati menjadi seumur hidup.
ORANG tua mendiang Brigadir Nofriansyah Yosua atau Brigardir J mengajukan gugatan perdata senilai Rp7,5 miliar terkait perbuatan melawan hukum.
Orang tua Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarata, yang dikenal sebagai Brigadir J, yakni Samuel Hutabarat dan Rosti Simanjuntak, mengajukan gugatan terhadap Ferdy Sambo
Menkumham membantah pernyataan pernyataan pengacara Alvin Lim yang menyebut Ferdy Sambo tidak pernah tidur di Lapas Salemba.
ADVOKAT Alvin Lim tidak gentar atas ultimatum pengacara bekas Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo, Arman Hanis. Arman bakal memproses hukum bagi pihak yang menyebarkan kebohongan soal kliennya.
Petugas kepolisian saat ini tetap disiagakan di lapangan untuk memantau pergerakan masyarakat, terutama di area aglomerasi dan kampung halaman.
Ledakan petasan di Pekalongan menewaskan remaja 14 tahun. Dua korban lain masih dirawat intensif, polisi lakukan penyelidikan.
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved