Sabtu 16 Juli 2022, 20:25 WIB

Polri Usul Hapus Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor

Fachri Audhia Hafiez | Megapolitan
Polri Usul Hapus Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor

NTMC Polri
Dirregident Korlantas Polri Brigjen Yusri Yunus

 

KORLANTAS Polri mengusulkan penghapusan biaya dalam proses balik nama kendaraan bermotor (BBN2). Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran pemilik kendaraan untuk mengubah nama sesuai pemiliknya.

"Kita mengusulkan ke pemerintah daerah apa enggak sebaiknya BBN2 kita usulkan kenapa tidak dihapus saja," kata Dirregident Korlantas Polri Brigjen Yusri Yunus, Sabtu (16/7)

Menurut Yusri, saat ini masih banyak masyarakat yang enggan mengganti nama lantaran khawatir dengan biayanya. Hal itu membuat keterangan pada berkas masih atas nama pemilik kendaraan sebelumnya.

"(Misalnya) sudah dibeli motor, terus langsung balik nama. Karena balik namanya tadinya mahal, (bisa) jadi nol," ujar Yusri.

Selain itu, imbas ketidaktertiban para pengendara tidak mengubah nama pemilik kendaraan bisa berbuntut pada penindakan e-TLE. Penindakan tidak efektif lantaran identitas pemilik yang akan tercatat sebagai pelaku adalah pemilik kendaraan sebelumnya.

"Pada saat ditilang jelas bukan lagi saya yang ditilang (pemilik kendaraan sebelumnya), (karena) kamu beli motor saya, kan gitu," pungkasnya. (OL-8)

Baca Juga

Ist

PAM Jaya dan Gerakan Ciliwung Bersih Kolaborasi dalam Pelestarian Sungai Ciliwung

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 22:02 WIB
PAM Jaya akan terus mendukung serta bekerja sama dengan Gerakan Ciliwung Bersih (GCB) dalam upaya-upaya pelestarian Sungai...
ANTARA FOTO/Maulana Surya

Pembunuh Hewan Punya Indikasi Jadi Pembunuh Sesama Manusia

👤Dinda Shabrina 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 20:25 WIB
Davina mengecam tindakan itu dan meminta agar pelaku dapat dihukum untuk memberikan efek...
Dok. BPC HIPMI Kepualaun Seribu

BPC HIPMI Kepulauan Seribu Kawal Proyek Strategis Nasional Pariwisata

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 19:19 WIB
Perekonomian Kepulauan Seribu disebut telah pulih di atas 50-60 persen dibandingkan sebelum...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya