Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG pria pemulung yang ditemukan bersimbah darah di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, pada Selasa (5/7) lalu, diduga korban tabrak lari
Kanit Reskrim Polsek Mampang Prapatan Ajun Komisaris Budi Laksono mengatakan bahwa dugaan sementara yang menimpa pemulung diakibatkan oleh tabrak lari.
"Menurut dugaan awal sih tabrak lari, tapi kan kita masih dalam penyelidikan," kata Budi saat dimintai konfirmasi, Kamis (7/7).
Sampai saat ini, korban belum belum bisa diidentifikasi karena tidak ditemukan identitas maupun tanda pengenal di tempat kejadian perkara (TKP).
Kondisi korban saat ini belum bisa dimintai keterangan. Saat ini korban masih menerima perawatan intensif di RS Fatmawati.
Baca juga: Mahasiswi Tersangka Pembuang Bayi ke Ciliwung Dinikahkan di Kantor Polisi
"(Luka) memar bagian muka, bagian mata. Korbannya masih belum sadar, dia sudah di ruang perawatan tapi tingkat kesadarannya masih labil," imbuh Budi.
Lebih lanjut, Budi mengaku masih kesulitan dalam menyelidiki kasus itu. Sebab, kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian masih sangat minim.
Penyelidikan mengenai kasus ini bertambah sulit dengan minimnya saksi mata.
"Sementara belum (ada saksi), karena itu kan yang ditemukan sudah tergeletak tuh. (Lokasi kejadian) sudah disisir tapi nggak dapat CCTV," tutup Budi. (S-2)
Posko terpadu telah disiagakan dengan personel dan perahu yang siap sedia 24 jam.
Petugas gabungan dikerahkan untuk melakukan penyedotan air di titik-titik genangan serta memastikan seluruh tali-tali air berfungsi maksimal guna mempercepat proses surutnya air.
BPBD Jakarta Selatan mencatat ketinggian banjir di Jalan Pondok Karya Kompleks RW 04, Pela Mampang, Mampang Prapatan, hingga mencapai 95 sentimeter (cm).
Kepolisian belum bisa menyimpulkan apakah luka tersebut akibat kekerasan atau benturan saat terbawa arus.
Lebih lanjut Pramono merinci, jumlah anggaran Rp100 miliar bukan hanya dikeluarkan untuk pembongkaran tiang saja.
Pengecekan telah dilakukan secara menyeluruh terhadap kesiapan pompa stasioner maupun cadangan di titik-titik rawan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved