Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
ARUS mudik menjelang libur panjang Hari Raya Idul Fitri belum tampak di Terminal Tipe A Jatijajar, Jalan Raya Bogor, Tapos, Kota Depok. Keramaian arus mudik Lebaran baru diperkirakan akan terjadi mulai 20 April mendatang. Begitu ungkapan Kepala Satuan Pelaksana Pelayanan Terminal Tipe A Jajijajar, Asri Imanuel Sinuraya, Minggu (17/4).
Baca juga: Polisi Pastikan Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan oleh Tersangka Putra Siregar
“Sampai saat ini belum ada penumpukan arus mudik. Paling pekan ketiga bulan ini baru akan terlihat,” ungkapnya.
Saat ini pemberangkatan penumpang masih terlihat seperti hari-hari biasa.
“Khususnya ke daerah jawa barat, jawa tengah, dan sumatera. Kami berharap tahun ini, baik arus mudik maupun balik berjalan dengan lancar,” paparnya.
Asri menjelaskan, terkait masalah keamanan selama proses arus mudik dan arus balik Lebaran, pihaknya menaruh perhatian penuh agar masyarakat merasa nyaman baik yang akan berangkat maupun datang.
"Untuk antisipasi keamanan, kami telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok. "
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Depok Marbudiantono menjelaskan soal keamanan pemudik pihaknya berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas Polres Metropolitan Kota Depok di mana akan didirikan posko pengamanan.
Namun sampai sejauh ini, kondisi keamanan masih relatif tertangani,” ujarnya.
Sekretaris Dishub Kota Depok Anton Tofani Muharram mengatakan menyangkut penambahan armada dari perusahaan otobus untuk angkutan mudik Lebaran, sampai saat ini belum ada yang mengajukan meski pihaknya setiap tahunnya selalu membuka kesempatan kepada perusahaan otobus untuk penambahan armada.
Kesempatan ini tidak hanya diberikan pada saat menjelang Idul Fitri. Tetapi juga diberikan saat Hari Natal dan Tahun Baru.
“Tahun ini kemungkinan akan ada peningkatan arus mudik seiring ketentuan pemerintah yang mengizinkan masyarakat pulang mudik. Dan kami selalu memberikan kesempatan kepada perusahaan otobus untuk menambah armada,” terangnya (OL-6)
INSIDEN mobil hanyut terbawa arus kali akibat banjir bandang dan hujan deras melanda wilayah Kota Depok, Jawa Barat, pada Senin malam, 23 Maret 2026.
Hujan deras menyebabkan empat tanggul kali di Depok jebol dan memicu banjir. Ribuan kepala keluarga terdampak, penanganan darurat masih berlangsung.
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Ketinggian air di Perumahan Bukit Cengkeh 1 dan 2 serta Perumahan Taman Duta mencapai 70-80 sentimeter hingga saat ini air belum surut.
WARGA Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat, dibuat heboh oleh penemuan seorang bayi baru lahir dan masih hidup di sudut rumah warga, Kamis (19/3/2026) pagi.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved