Senin 21 Maret 2022, 15:33 WIB

Jadi Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik, Haris Azhar akan Laporkan Balik Luhut

Rahmatul Fajri | Megapolitan
Jadi Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik, Haris Azhar akan Laporkan Balik Luhut

MI/Adam Dwi
Haris Azhar

 

PENGACARA Haris Azhar, Nurkholis Hidayat, akan melaporkan balik Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan setelah kliennya ditetapkan sebagai tersangka dugaan pencemaran nama baik. Nurkholis mengatakan saat diperiksa sebagai saksi, Haris telah menyampaikan adanya dugaan skandal korupsi atau tindak pidana yang terjadi di Intan Jaya.

“Jadi akan laporan balik ya walaupun secara legal ini bukan delik aduan. Kita sudah tegaskan selama proses pemeriksaan sebagai saksi, Haris sudah menyampaikan informasi-informasi mengenai dugaan kejahatan ekonomi yang terjadi di Intan Jaya,” kata Nurkholis di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (21/3).

Nurkholis mengatakan seharusnya polisi terlebih dahulu memproses dugaan skandal korupsi yang sempat disampaikan kliennya itu.

“Skandal itu harus didahulukan jadi prioritas dibanding kasus pencemaran nama baiknya. Karena ini tidak ditindaklanjuti secara responsif oleh kepolisian, hari ini kita akan berikan informasi tambahan itu. Kalau perlu kita hari ini atau besok akan melakukan pelaporan balik,” ujar Nurkholis.

Sementara itu, Haris Azhar mengatakan dirinya menemukan ada dugaan tindak pidana atau kejahatan di sektor ekonomi dan investasi di Intan Jaya, Papua. Ia mengatakan penetapan dirinya sebagai tersangka tidak akan menyurutkan langkahnya dan akan terus mengikuti proses hukum selanjutnya.

“Tapi dengan cara seperti ini maka ini mengingatkan, menyetrum kita bukan untuk kabur. Tapi menyetrum kita untuk kita harus segera proaktif melakukan segala dan tindakan hukum yang lainnya. Yang potensial dari materi yang kita punya, jadi kita akan melakukan berbagai upaya hukum ke depannya," katanya.

Baca juga: Fatia: Kalau Luhut Kesatria, Cabut Laporan dan Adu Data dan Fakta

Seperti diketahui, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan telah melaporkan Haris Azhar dan Fathia terkait pencemaran nama baik ke Polda Metro Jaya.

Luhut dan tim pengacara melaporkan Haris dan Fathia karena percakapan keduanya di kanal YouTube. Dalam kanal Youtube tersebut dijelaskan bahwa keduanya menyebut nama Luhut terkait dengan bisnis tambang di Intan Jaya, Papua. Luhut pun melayangkan beberapa kali somasi kepada Haris dan Fatia sebelum melaporkan ke Polda Metro Jaya.

Haris dan Fathia kemudian ditetapkan jadi tersangka pencemaran nama baik yang dilaporkan Luhut Binsar Panjaitan. Hal tersebut dibenarkan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan, Sabtu (19/3).

"Iya, keduanya tersangka," kata Zulpan ketika dihubungi, Sabtu (19/3).(OL-5)

Baca Juga

Antara

Libur Sekolah, Penumpang KRL Jabodetabek Alami Kenaikan

👤Selamat Saragih 🕔Minggu 03 Juli 2022, 18:40 WIB
Diketahui, penumpang KRL Jabodetabek dari awal sampai akhir Juni meningkat, yang turut dipengaruhi periode libur sekolah. Total penumpang...
MI/ VICKY GUSTIAWAN

57,7% Persen Kasus Harian Covid-19 Disumbang Jakarta

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Minggu 03 Juli 2022, 17:09 WIB
Sebanyak 931 kasus dari 1.614 kasus covid-19 nasional ditemukan di Provinsi DKI Jakarta pada Minggu...
MI/Andri Widiyanto

Positivity Rate DKI 11,3%, Kasus Aktif Tembus 9.363 Orang

👤Hilda Julaika 🕔Minggu 03 Juli 2022, 13:46 WIB
Pemprov DKI pun terus menggencarkan program vaksinasi covid-19. Hingga saat ini, jumlah warga yang sudah divaksin dosis booster 4,08...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya