Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan dini kewaspadaan potensi hujan yang disertai kilat atau petir dan angin kencang, berdurasi singkat di wilayah DKI Jakarta.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, Senin (14/3), wilayah yang berpotensi mengalami hujan disertai kilat atau petir dan angin kencang untuk wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur pada siang dan sore hari.
BMKG menerbitkan peringatan dini yang sama terkait kondisi cuaca tersebut untuk wilayah penyangga Ibu Kota, yakni di Kota Depok, serta Kabupaten dan Kota Bogor pada pagi menjelang siang hingga malam hari.
Wilayah DKI Jakarta yang diprakirakan tidak mengalami hujan pada Senin adalah Kepulauan Seribu di mana berpotensi cerah berawan seharian. Sementara seluruh wilayah DKI diprediksi cerah berawan pada pagi hari.
BMKG memperkirakan hujan disertai petir berpotensi terjadi di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan pada siang hari, sementara Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Jakarta Timur hujan ringan.
Senin malam diprakirakan cerah berawan hingga berawan sampai dini hari. Sedangkan prediksi cuaca daerah penyangga Ibu Kota di Kota Tangerang cerah berawan pada pagi dan malam hari dengan hujan ringan di siang hari.
Kota Depok, Bogor, dan Bekasi cerah berawan pada pagi harinya, namun diprakirakan hujan sedang hingga hujan disertai petir sejak siang hingga malam harinya. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Mulai Senin (14/3), MRT Berlakukan Kapasitas Penumpang 100 Persen
BMKG memprakirakan cuaca hujan dengan intensitas lebat disertai petir dan angin kencang di Batam pada siang hingga malam hari, Jumat (20/2).
BMKG beri peringatan dini potensi hujan lebat di Sumatra Utara pada Rabu (18/2). Cek wilayah terdampak mulai dari Medan hingga Simalungun di sini.
BMKG menyampaikan prakiraan cuaca di Jakarta akan ujan hari ini, Senin 16 Februari 2026 siang hingga sore hari.
BMKG menyatakan bahwa dinamika atmosfer yang masih signifikan dalam beberapa hari ke depan berpotensi meningkatkan risiko terjadinya bencana hidrometeorologi.
Hasil analisis atmosfer terkini menunjukkan adanya penguatan Monsun Asia yang membawa aliran angin baratan cukup dominan di wilayah Indonesia.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
BMKG menyebut, kombinasi dinamika atmosfer tersebut meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat, bahkan hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah Indonesia.
Memasuki siang hari, sebagian besar Jakarta mulai turun hujan kecuali Jakarta Barat yang akan berawan dan Kepulauan Seribu yang akan turun hujan disertai petir.
Untuk wilayah DKI Jakarta, hujan diproyeksikan masih akan terjadi selama satu pekan ke depan.
BMKG memprediksi kondisi cuaca cerah berawan akan terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu.
Memasuki siang hari, sebagian besar wilayah Jakarta akan berawan kecuali Jakarta Selatan dan Jakarta Timur akan turun hujan ringan.
BMKG kembali mengeluarkan peringatan bagi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved