Kamis 17 Februari 2022, 16:04 WIB

Dishub DKI Sebut Ada Penurunan Mobilitas Masyarakat saat PPKM Level 3

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan
Dishub DKI Sebut Ada Penurunan Mobilitas Masyarakat saat PPKM Level 3

Antara
Ilustrasi

 

DINAS Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyebut adanya penurunan mobilitas masyarakat sejak diterapkannya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 pada 15 Februari 2022 silam.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo menerangkan penurunan itu terlihat setelah dibandingkan dengan PPKM level 2 pada 4-9 Januari 2022 lalu.

Syafrin menyebut data itu dilihat dari Google Mobility Index yang menyatakan terjadi penurunan aktivitas di jalan, tempat kerja, tempat rekreasi, fasilitas publik, dan transportasi.

“Aktivitas sarana rekreasi berkurang -11,00%, sementara di toko Bahan makanan dan apotek sampai menurun hingga -7,33%,” papar Syafrin, Kamis (16/2).

Sementara pusat transportasi umum mencapai penurunan sampai -18,00%. “Volume lalu lintas kendaraan bermotor mengalami penurunan sebesar 12,50%,” tambahnya.

Lalu, jumlah penumpang harian angkutan umum perkotaan pada PPKM Level 3 adalah 834.955 pnp/hari. Artinya, kata Syafrin, pada PPKM Level 3 ini mengalami penurunan sebesar 25,10% dibandingkan saat PPKM Level 2 (1.114.747 pnp/hari).

Baca juga: Dinkes DKI Jelaskan Ini Waktu Terbaik untuk Vaksin Covid-19 Booster

“Jumlah penumpang harian angkutan AKAP pada PPKM Level 3 adalah 4.434 pnp/hari, mengalami penurunan sebesar 17,23% dibandingkan saat PPKM Level 2 (5.358 pnp/hari),” tandasnya.

Adapun Polda Metro Jaya mengklaim terjadi penurunan volume kendaraan di Jakarta sejak diterapkannya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 sejak 15 Februari 2022 lalu.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan dilihat dari Google Mobility Index, terjadi penurunan aktivitas di jalan, tempat kerja, tempat rekreasi, fasilitas publik, dan transportasi.

Ia mengatakan penurunan aktivitas juga diketahui berdasarkan data satelit yang dimiliki pihak kepolisian. Ia mengatakan pergerakan kendaraan dan arus lalu lintas dari kota-kota penyangga, seperti Tangerang, Depok, dan Bekasi menuju Jakarta juga mengalami penurunan dibandingkan pekan lalu.

"Ini terjadi penurunan bervariasi tapi angkanya di angka 10 sampai 14%. Sementara di Google Mobility Index itu bahkan ada yang turunnya sampai 22%. Sehingga memang kita bisa melihat adanya penurunan volume arus lalu lintas di Jakarta pada akhir-akhir ini," kata Sambodo di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (17/2). (OL-4)

Baca Juga

MI/Ramdani

Tak Lagi Berorientasi Kendaraan Pribadi, Pertumbuhan Jalan di Jakarta Hanya 0,01%

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Kamis 29 September 2022, 13:31 WIB
Pemprov DKI fokus membangun transportasi massal dan pengembangan kota yang berorientasi transit atau transit oriented development...
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Kombes Murbani Terima Sanksi Demosi 1 Tahun Buntut Kasus Tewasnya Brigadir J

👤Khoerun Nadif Rahmat 🕔Kamis 29 September 2022, 12:58 WIB
"Sanksi administratif, yaitu mutasi bersifat demosi selama 1 tahun semenjak dimutasikan ke Yanma...
dok.ist

Bantu Warga Bogor UMKM Emak-emak for Sandi Jual Sembako Murah

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 September 2022, 09:03 WIB
RATUSAN ibu - ibu di Kota Bogor mengantre bazar sembako murah yang digelar oleh UMKM Emak - Emak For Sandi Bogor di Lebak Pilar, Kelurahan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya