Jumat 04 Februari 2022, 18:38 WIB

Sambangi Kejati, KSKB Adukan Soal Mafia Tanah

Selamat Saragih | Megapolitan
Sambangi Kejati, KSKB Adukan Soal Mafia Tanah

dok.ist
PENGURUS organisasi Karya Sakti Keadilan Bangsa (KSKB) melaporkan dugaan mafia tanah di Jakarta Timur ke Kejati Jaktim, kemarin.

 

PENGURUS organisasi Karya Sakti Keadilan Bangsa (KSKB)  menyambangi kantor Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, melaporkan pengaduan dugaan korupsi terkait kasus mafia tanah di wilayah Jakarta Timur.

“Kami datang melakukan permohonan pengaduan masyarakat terkait dugaan tindak pidana korupsi mafia tanah, ” ujar Sekjen KSKB A.E Siregar, kepada wartawan, Jumat (4/2)

KSKB melaporkan beberapa oknum pejabat dan pengurus perusahaan. Salah satunya ialah oknum Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN)  DKI Jakarta. Pihaknya, jelas dia, melaporkan dugaan adanya mafia tanah berdasarkan dari laporan masyarakat.

"Ada masyarakat yang melaporkan kepada kami (KSKB) terkait kasus mafia tanah di Jakarta Timur. Dan kami tindaklanjuti terkait hal ini. Saat yang paling menonjol di wilayah Jaktim adalah kasus mafia tanah di Cakung," katanya.

Dirinya menjelaskan, dari laporan masyarakat tersebut, adanya dugaan gratifikasi dengan jumlah yang besar ke dalam tubuh BPN RI dari para pengusaha yang bersengketa.

"Dugaan adanya gratifikasi terkait mafia tanah di wilayah Jaktim ini, dan seperti pernyataan pernyataan di berbagai media massa masih adanya oknum BPN yang bermain," ucapnya.

"Untuk itu dia meminta Kejati DKI untuk menindaklanjutinya, agar terciptanya pemerintahan yang transparan, jujur, dan terpercaya," tambahnya.

Dia berharap Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta  dapat menindaklanjuti laporannya sesuai aturan hukum yang berlaku. Namun, pihak Kejari akan mempelajari terlebih dahulu dokumen tersebut agar dapat ditindaklanjuti.

"Kami berharap Kejati dapat menindaklanjuti laporan yang kami laporkan," ungkapnya.

Selain itu, dia menambahkan laporan tersebut juga ada keterkaitan dengan James Daniel Tabalujan, Hans Daniel Tabalujan  atas dugaan kasus mafia tanah.

James merupakan saudara Benny Simon Tabalujan yang saat ini masih DPO pihak kepolisian terkait kasus pemalsuan akta autentik di wilayah Cakung, Jakarta Timur.

”Iya itu termasuk melaporkan James Tabalujan, Hans Tabaluja  karena dia sebagai pengendali perusahaan tersebut,” pungkas Siregar. (OL-13)

Baca Juga

DOK Pribadi.

Pengusaha Pertanyakan Kewenangan DLH Larang Bongkar-Muat Pelabuhan Marunda 

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 04 Juli 2022, 18:04 WIB
Sejatinya terdapat beberapa terminal yang memiliki stockpile batu bara, salah satunya...
Dok MI

Kasus Pencabulan di Ponpes Depok, 3 Ustadz dan 1 Santri Jadi Tersangka

👤Rahmatul Fajri 🕔Senin 04 Juli 2022, 16:21 WIB
Zulpan mengatakan satu ustaz diduga menyetubuhi santriwati di bawah umur. Kemudian dua ustaz lainnya melakukan pencabulan. Sedangkan satu...
Dok. Kementan

Gubernur DKI Anies Baswedan Apresiasi Langkah Cepat Kementan Siapkan Pangan Jelang Idul Adha

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 04 Juli 2022, 14:31 WIB
Anies mengatakan, Pemprov DKI bahkan sudah haqqul yaqin pangan yang ada saat ini dalam kondisi aman dan terkendali. Tidak ada masalah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya