Senin 15 November 2021, 12:34 WIB

Kemacetan di Jakarta Naik 40%, Polda Metro Gelar Operasi Zebra Jaya Selama 2 Pekan

Hilda Julaika | Megapolitan
Kemacetan di Jakarta Naik 40%, Polda Metro Gelar Operasi Zebra Jaya Selama 2 Pekan

MI/VICKY GUSTIAWAN
Pengendara nekat melawan arus untuk menghindari petugas saat Operasi Zebra Jaya di kawasan Rawa Buaya, Jakarta Barat, Senin (15/11).

 

POLDA Metro Jaya menggelar Operasi Zebra Jaya 2021, mulai hari ini, Senin (15/11) hingga dua pekan ke depan. 

Menurut Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, hal itu dilakukan sebagai respons atas kenaikan angka kemacetan di Jakarta yang mencapai 40%.

“Berdasarkan data Tomtom traffic index, index kemacetan Jakarta pada Juli sebesar 8%. Saat ini, hal itu meningkat menjadi 40%,” kata Fadil di Polda Metro Jaya, Senin (15/11).

Baca juga: Operasi Zebra Jaya, Polres Jaksel Imbau Pengendara Taati Prokes

Fadil telah memimpin apel operasi Zebra Jaya 2021 di lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (15/11). Sebanyak 3.070 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan Operasi Zebra Jaya.

"Polda Metro Jaya menggelar Operasi Zebra Jaya 2021 yang dilaksanakan selama dua minggu mulai hari ini, Senin (15/11) hingga 28 November 2021 dengan melibatkan 3.070 personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP dan Dishub," jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, operasi itu dilakukan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam menjaga protokol kesehatan dan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Hal itu perlu dilakukan karena untuk melihat budaya suatu negara dapat dilihat dalam berlalulintas.

"Diharapkan dengan adanya Operasi Zebra Jaya 2021 dapat menurunkan tingkat kecelakaan lalu lintas," harapnya.

Pihaknya juga menekankan pada personel yang terlibat Operasi Zebra Jaya untuk melakukan operasi secara persuasif, humanis, edukatif, dan simpati serta penuh rasa tangung jawab.

“Perhatikan attitude anggota di lapangan agar tetap jaga sopan santun, melakukan tugas secara profesional, jangan lagi ada kejadian personel lalu lintas yang tidak bekerja sesuai prosedur," jelasnya.

Personel juga diminta tidak ragu menindak para pelanggar lalu lintas terutama penggunaan knalpot bising, penggunaan rotator, dan sirine.

"Kemudian tanda nomor kendaraan bermotor TNKB yang tidak dipasang pada tempat yang sudah disediakan oleh pabrikan," jelasnya. (OL-1)

Baca Juga

ANTARA/Aprillio Akbar

Puncak HUT Jakarta, Rekayasa Lalin Diterapkan di Sekitar JIS

👤Kautsar Widya Prabowo 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 07:30 WIB
"Kami mengimbau masyarakat yang telah memiliki tiket untuk menonton acara malam puncak Jakarta Hajatan ke-495 di JIS untuk menggunakan...
Instagram @holywings

Strategi Promosi Holywings Dinilai Menghina Agama

👤Siti Yona Hukmana 🕔Jumat 24 Juni 2022, 23:52 WIB
Lutfi menilai promo minuman beralkohol yang dilakukan Holywings sudah...
Dok.Ist

Trik Promosi Tuai Protes, Bung Lukman Minta Evaluasi dan Tindakan Tegas Terhadap Holywings

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 24 Juni 2022, 23:23 WIB
Polisi perlu mendalami, apa maksud Holywings membuat promosi seperti...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya