Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan, pihaknya sudah mempersiapkan diri guna menghadapi musim hujan tahun ini yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Januari mendatang.
Pria yang akrab disapa Ariza itu memastikan persiapan menghadapi musim hujan tahun ini lebih siap dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Namun demikian, pria yang akrab disapa Ariza itu menyatakan, sedemikian besar persiapan Pemprov DKI Jakarta, masyarakat tetap diimbau untuk hal yang terburuk yakni terjadinya banjir karena Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menyampaikan bahwa musin hujan tahun ini akan diguyur hujan dengan intensitas yang lebih besar karena dampak La Nina.
"Sudah ada perencanaan, posko logistik siap semua sudah siap, surat edaran juga sudah ada. Tapi kan yang namanya banjir, soal debit air, soal cuaca di luar kekuasaan kita semua. Ini dari BMKG sudah bilang debitnya akan luar biasa," kata dia, Kamis (4/11) malam.
Baca juga: Antisipasi Banjir, Dinas PUPR Angkut 8 Ton Sampah di Depok
Persiapan juga akan terus dilakukan oleh Pemprov DKI dengan pihak-pihak lain seperti aparat TNI-Polri, relawan swasta, dan lain-lain. Sinergi positif juga dilakukan dengan masyarakat agar senantiasa membersihkan lingkungan dan siap manakala banjir datang.
Terlebih masih terdapat beberapa proyek pengendalian banjir di Jakarta yang belum selesai seperti normalisasi kali, sodetan Kali Ciliwung, hingga pembangunan tanggul laut.
"Ini terus naik intensitas hujan. Kami msih ada keterbatasan pendanaan. Butuh dana besar untuk pengendalian banjir tapi tidak berarti kita lepas tangan. Kita kolaborasi dengan semua pihak, dengan masyarakat kita bangun sinergi positif," pungkasnya. (OL-4)
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Masih banyak warga menghadapi kesulitan akibat banjir yang melanda akhir tahun lalu
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved