Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Bekasi berhasil melampaui target investasi penanaman modal sebesar Rp6,9 triliun pada 2021. Sampai triwulan III, periode Januari-September 2021, realisasi investasi penanaman modal di Kota Bekasi telah mencapai Rp7.016.158.441.541.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota (DPMPTSP) Kota Bekasi Lintong Dianto Putra mengatakan total wajib laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) Kota Bekasi telah melampaui target dengan besaran persentase 101,3% serta jumlah LKPM 2.285 dan jumlah tenaga kerja sebanyak 4.413 orang.
Baca juga: Harga Beras Indonesia Konsisten Lebih Mahal dari Dunia
"Rinciannya antara lain penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp4.261.121.900.000 dengan jumlah LKPM 1.667 dan jumlah tenaga kerja 1.957 orang. Lalu penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp2.755.036.541.541 dengan jumlah LKPM 618 dan jumlah tenaga kerja 2.456 orang. Kami akan berusaha untuk meningkatkan kembali realisasi investasi di triwulan IV," kata Kepala DPMPTSP Kota Bekasi Lintong Dianto Putra, Rabu (3/11).
Ia menjelaskan, DPMPTSP Provinsi Jawa Barat juga merilis dan mempublikasikan data realisasi investasi PMA dan PMDN se-Jawa Barat periode laporan Januari - September 2021. Mengacu pada LKPM triwulan I sampai III Januari-September 2021, total realisasi investasi PMA dan PMDN di 27 kabupaten dan kota sebesar Rp107.230.110.543.967 dan jumlah penyerapan tenaga kerja sebanyak 87.766 orang, serta jumlah LKPM sebanyak 23.749 LKPM.
Realisasi investasi PMA dan PMDN pada pada Januari-September tahun 2021 meningkat sebesar Rp20.906.737.153.437 dari tahun 2020 di periode yang sama menjadi Rp107.230.110.543.967 serta mencapai 84,21% dari target nasional sebesar Rp127,34 triliun.
Peringkat 5 besar kabupaten dan kota yang paling diminati oleh para investor PMA/PMDN dalam merealisasi kegiatan usaha atau proyek selama Januari-September 2021, yaitu Kabupaten Bekasi sebesar Rp35.031.185.671.011, Kabupaten Kerawang Rp19.973.499.724.794, Kota Bandung Rp10.151.773.278.501, Kabupaten Bogor Rp8.209.670.202.976, dan Kota Bekasi Rp7.016.158.441.541. (J-2)
Lonjakan volume sampah selama masa libur akhir tahun bukan sekadar fenomena musiman, melainkan menjadi ujian nyata bagi sistem tata kelola sampah di daerah.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Brian Yuliarto, mendorong setiap pimpinan perguruan tinggi untuk membantu pemerintah dalam menangani permasalahan di daerah.
Ia juga menjelaskan skor penilaian HAM dibagi dalam empat kategori yakni 41-60 rendah, 61-70 cukup, 71-80 tinggi, dan 81-100 sangat tinggi.
Wali Kota Jambi Maulana menyatakan kolaborasi antara pemerintah daerah dan koperasi menjadi bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan daerah.
Sumber Daya Manusia (SDM) adalah kunci utama keberhasilan pembangunan fisik.
Hal tersebut disampaikan Tito dalam Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah untuk Antisipasi Momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Pemprov DKI Jakarta hadirkan kembali PTSP Goes to Mall di sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta.
Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas bersama sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (1/8).
POTENSI investasi Provinsi Jawa Tengah (Jateng) tahun 2023 semakin seksi dan dilirik banyak investor dari dalam negeri maupun luar negeri.
Lebih lanjut, seluruh stakeholder di Aceh juga dikatakan memiliki satu kesepahaman bahwa investasi adalah salah satu instrumen bagi pertumbuhan ekonomi.
Kemendagri telah melakukan Rapat Implementasi Sistem E-Monev PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) yang dihadiri Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi,
BESARAN target investasi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tahun ini turun dibanding tahun lalu. Alasannya imbas pandemi covid-19 belum berakhir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved