Jumat 22 Oktober 2021, 15:16 WIB

Penumpang KRL Padat, DPRD DKI: Covid-19 Belum Hilang 100%

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan
Penumpang KRL Padat, DPRD DKI: Covid-19 Belum Hilang 100%

MI/ANDRI WIDIYANTO
Calon penumpang saat berjalan menuju peron jalur layang (elevated track) di Stasiun Manggarai, Jakarta.

 

SEKRETARIS Komisi B DPRD DKI Jakarta Pandapotan Sinaga meminta warga jangan terlena terkait kebijakan diperbolehkan 100 persen menaiki transportasi umum.

Diketahui, kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kini Level 2 di DKI Jakarta. Sehingga kapasitas penumpang transportasi umum diperbolehkan 100 persen.

Pandapotan menjelaskan bahwa warga jangan salah pengertian soal kebijakan tersebut. "Kapasitas duduknya saja yang 100 persen, tapi kalau sampai gak ada jarak hingga dempet-dempetan di KRL," ungkap Pandapotan kepada Media Indonesia, Jumat (22/10).

Ia menegaskan yang dimaksud 100 persen tersebut ialah kapasitas duduk bukan untuk penumpang yang berdiri di dalam kereta.

Baca juga: Transjakarta Operasikan Kembali 4 Rute yang Dihentikan

Maka dari itu, pihaknya akan mengawasi dan memantau jalannya kebijakan 100 persen penumpang transportasi umum di Ibu Kota.

"Akan kita awasi, kita lihat dan imbau, jangan dianggap bebas 100 persen, kalau kursi duduk sudah penuh itu sudah batas," ujarnya.

"Satgas Covid-19 harus controlling, ia harus konsen ke pengawasan sehingga tidak tumbuh masalah baru lagi," tambahnya.

Sebelumnya, dari pantauan Media Indonesia, pada Jumat (22/10), pukul 06.00 hingga 09.12 WIB, Stasiun Tanah Abang ramai dipenuhi penumpang.

Bahkan, penjaga pun tak terlihat mengatur ritme keluar-masuk penumpang yang hendak masuk Stasiun.

Sehingga penumpang tak bisa menjaga jarak di dalam gerbong.

Mereka yang duduk maupun berdiri saling berdekatan satu sama lain.

Padahal, informasi yang disampaikan petugas melalui pusat informasi KRL membeberkan bahwa penumpang masih dibatasi dan belum 100 persen.

Salah satu penumpang KRL Tanah Abang-Parung Panjang, Nyayan Sovia Rianto, mengakui bahwa pelaksanaan di lapangan dengan adanya pemberitahuan tersebut sangat berbeda.

"KRL sudah padat untuk jam-jam sibuknya," ucap Nyayan, kepada Media Indonesia, Jumat (22/10). (OL-4)

Baca Juga

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Tersisa 147 Orang

👤 Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 05 Desember 2021, 13:32 WIB
Sempat melonjak naik, jumlah pasien di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran terus...
ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Tidak Libur Nataru, Sekolah DKI Diminta Isi Pembinaan Daring

👤Hilda Julaika 🕔Minggu 05 Desember 2021, 12:32 WIB
“Anak-anak di DKI selama setelah penilaian akhir semester pada 20 Desember sampai 2 Januari diisi kegiatan pertumbuhan karakter atau...
ANTARA/Dhemas Reviyanto

Pembagian Rapor Sekolah di Jakarta Ditunda ke Januari 2022

👤 Hilda Julaika 🕔Minggu 05 Desember 2021, 12:27 WIB
“Anak-anak di DKI selama setelah penilaian akhir semester pada 20 Desember sampai 2 Januari diisi kegiatan pertumbuhan karakter atau...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya