Minggu 10 Oktober 2021, 15:30 WIB

Diadukan Maladministrasi ke BK, Ketua DPRD DKI Masih Bisa Bertugas

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Diadukan Maladministrasi ke BK, Ketua DPRD DKI Masih Bisa Bertugas

MI/Insi Nantika Jelita
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.

 

KETUA DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi diadukan oleh tujuh fraksi ke Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI karena dugaan maladministrasi penetapan jadwal rapat paripurna hak interpelasi Formula E pada akhir September lalu.

Anggota BK DPRD DKI Jakarta Nasrullah mengatakan meskipun menjadi pihak teradu, Prasetyo tetap dapat menjalankan tugasnya sebagai ketua DPRD DKI termasuk menetapkan kembali jadwal rapat paripurna untuk agenda hak interpelasi Formula E.

"Ya masih bisa menjalankan tugasnya sebagai ketua, entah menjadwalkan rapat paripurna Formula E, atau rapat lainnya," kata Nasrullah saat dihubungi Media Indonesia, Minggu (10/10).

Menurutnya, hal tersebut disebabkan belum ada keputusan terhadap Prasetyo terkait aduan dugaan maladministrasi. "Ya karena belum ada keputusan," ungkapnya.

Sementara itu, hingga kini aduan tersebut belum jua bergulir tindak lanjutnya. Anggota BK DPRD DKI Nasrullah menjelaskan, pihaknya masih menunggu tindak lanjut berupa rekomendasi dari Ketua DPRD.

"Jadi kalau aduan ke BK, prosedurnya itu BK akan mengirimkan surat ke ketua melalui Sekretariat DPRD. Ketua kemudian akan membalas dengan surat untuk TL (tindak lanjut). Tapi masalahnya ini kan yang diadukan ketua sendiri. Jadi rasanya tidak akan ada TL," ujarnya.

Di sisi lain, anggota BK yang semuanya merangkap anggota komisi pun disibukkan dengan jadwal lain seperti membahas anggaran. Sehingga, hingga kini ia belum tahu pasti kapan aduan tersebut akan ditindaklanjuti.

Sebelumnya, ketua DPRD DKI diadukan oleh tujuh fraksi karena menggelar rapat paripurna hak interpelasi. Menurut Wakil Ketua DPRD DKI M. Taufik yang berasal dari Partai Gerindra, ketua sengaja menyisipkan agenda hak interpelasi di dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) yang membahas jadwal kerja dewan.

Para wakil ketua DPRD tak ada yang setuju menandatangani undangan rapat Bamus yang baru berisi agenda hak interpelasi Formula E. Taufik pun menyebut, rapat paripurna yang diselenggarakan pada 28 September itu tidak sah dan Ketua DPRD telah melakukan maladministrasi. (Pu/OL-09)

Baca Juga

Setwapres

Wapres Apresiasi Peningkatan Layanan Publik di Banten

👤Ant 🕔Kamis 20 Januari 2022, 22:26 WIB
Masih menurut Wapres, sebagai lrovinsi yang paling dekat dengan Jakarta, posisi Banten menjadi...
MI/ANDRI WIDIYANTO

PDI Perjuangan Sebut Program Penanganan Banjir Anies Gagal Total

👤Mediaindonesia 🕔Kamis 20 Januari 2022, 20:43 WIB
Hardiyanto Kenneth secara terbuka meminta maaf kepada warga Jakarta, khususnya korban banjir akibat hujan deras pada Selasa (18/1) di...
dok.ist

Peradi Tower Bakal Hadir di Sudut Jakarta

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 20 Januari 2022, 19:15 WIB
DEWAN Pimpinan Nasional Peradi memiliki gedung baru lantai tujuh yang akan digunakan sebagai kantor sekretariat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya