Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
WALI Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma menuturkan kawasan bekas kebakaran di Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat ialah aset milik Pusat Pengelola Kawasan Kemayoran (PPKK). Maka, sejumlah rumah warga yang terbakar di lokasi tersebut tidak bisa dibangun kembali.
Keadaan tersebut berbanding terbalik dengan kawasan Kwitang yang juga sempat menjadi lokasi kebakaran pada beberapa waktu silam. Pasalnya, kawasan yang terbakar di Kwitang kembali dibangun oleh Pemerintah Kota dan Pemerintah Provinsi.
"Tidak bisa (dibangun kembali), itu asetnya bukan punya sendiri. Kalo di Kwitang murni aset milik masyarakat ada sertifikatnya, kalau ini (Kebon Kosong) aset milik PPK Kemayoran," ujar Dhany.
Dhany menjelaskan korban bisa membangun kembali bangunan di Kebon Kosong dengan syarat memiliki sertifikat kepemilikan yang menyatakan bangunan tersebut milik mereka.
"Jadi tidak bisa dibangun. Maka syarat utama kita untuk intervensi bantu pembangunannya ya harus ada kepemilikan sertifikat dia. Jadi kita tidak salah untuk bangun diatas aset orang," ungkapnya.
Baca juga: Peduli Bencana, Relawan Sahabat Ganjar Sumbang Sembako ke Korban Kebakaran
Guna mengantisipasi kejadian terulang, Dhany meminta pihak PPKK untuk menata kembali setiap asetnya yang ada di kawasan yang dikelolanya. Hal itu wajib dilakukan agar tidak ada pembangunan yang dirasa tidak optimal kembali terbangun dikawasan tersebut.
"Sehingga tidak ada lagi pembangunan pembangunan yang akhirnya tidak optimal dan ada potensi terjadinya kebakaran," pungkasnya.(OL-5)
Korban merupakan bagian dari rombongan berjumlah 24 orang yang dijadwalkan melakukan kunjungan kerja.
Wagub DKI Rano Karno meminta warga memaklumi maraknya jukir liar di Tanah Abang saat awal Ramadan. Polisi sebelumnya menangkap 8 pelaku pungli parkir hingga Rp100 ribu.
Warga Gambir, Jakarta Pusat digegerkan penemuan mayat bayi laki-laki di selokan Jalan Batu Tulis. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan dan jasad dibawa ke RSCM.
Simak 7 fakta kasus remaja siram air keras di Cempaka Putih. Dari kronologi CCTV hingga motif serangan acak yang melibatkan pelajar di bawah umur.
REMAJA yang menyiramkan air keras ke sesama pelajar di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (6/2) ditangkap. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Pusat
Es gabus yang sempat viral di Jakarta Pusat dipastikan aman dikonsumsi. Polisi akui kesimpulan awal terlalu cepat setelah hasil uji lab keluar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved