Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PROYEK sodetan Kali Ciliwung segera dikebut agar bisa selesai tahun depan. Proyek pengendalian banjir itu dimulai sejak 2013 pada era kepemimpinan Mantan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.
Proyek sodetan ini memang sudah lama tertunda. Sodetan ini seharusnya selesai dalam waktu 2 tahun. Namun, hingga kepemimpinan Mantan Gubernur Djarot Syaiful Hidayat dan kini dilanjutkan oleh Anies Baswedan, proyek itu tidak kunjung selesai akibat konflik pembebasan lahan di Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.
Pengamat tata ruang Nirwono Joga mengatakan, proyek tersebut seharusnya bisa selesai tahun ini sebelum puncak musim hujan tiba guna mengendalikan banjir Ibu Kota. Percepatan bisa dilakukan oleh Pemprov DKI jika benar-benar fokus dan niat melakukan pengendalian banjir.
Baca juga : Tepis Pernyataan Biden, Pakar ITB Sebut Jakarta tidak Mungkin Tenggelam
"Seharusnya tahun ini bisa dipercepat dilaksanakan sebelum akhir tahun, sebelum puncak musim hujan dan tidak perlu menunggu tahun depan," kata pengamat tata kota Nirwono Joga saat dihubungi Media Indonesia, Kamis (5/8).
Sodetan ini berfungsi untuk mengalirkan lebihan air dari Ciliwung ke Kanal Banjir Timur. Dengan sodetan ibu dapat mengurangi debit air Ciliwung agar tidak terlalu banyak yang meluap atau membanjiri permukiman di sekitar bantaran kali.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan pada Rabu (4/8) meninjau pembangunan sodetan dari Sungai Ciliwung ke Kanal Banjir Timur. Dalam tinjauannya itu, Luhut didampingi langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Proyek tersebut merupakan bagian dari rencana induk (master plan) pengendalian banjir Ibu Kota Jakarta sebagai bentuk komitmen pemerintah pusat untuk mengendalikan banjir mulai dari hulu hingga di hilir.
Luhut pun menegaskan proyek itu harus selesai tahun depan.“Jadi sodetan itu tinggal 600 meter lagi kurangnya, kita targetkan dengan PUPR dan diharapkan selesai ditahun 2022 di kuartal ke-3, jadi lebih cepat dari target sebelumnya,” ujar Menko Luhut dalam keterangan resmi, Rabu (4/8). (OL-2)
Gubernur Pramono Anung menerbitkan surat edaran agar warga DKI Jakarta melapor ke RT/RW atau kelurahan sebelum mudik Lebaran.
Penataan ini mencakup perbaikan badan jalan, trotoar, hingga sistem drainase guna mengantisipasi genangan air.
Strategi ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI untuk meminimalisasi risiko banjir dan titik genangan yang sering mengganggu mobilitas warga saat puncak musim hujan.
Pemprov DKI Jakarta akan mengevaluasi izin lapangan padel menyusul keluhan warga soal kebisingan. Pramono Anung siap beri sanksi tegas jika melanggar aturan.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menyatakan komitmen penuh untuk memperkuat ekosistem olahraga sepak bola putri.
Bank Jakarta resmi mendukung Pelita Jaya Jakarta sebagai sponsor di musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026.
Hasil pemantauan ICW menunjukkan proyek bernilai triliunan rupiah ini sarat ketidaksesuaian dengan aturan dan berpotensi menimbulkan praktik korupsi.
KPK menduga dana yang disiapkan untuk menyuap mencapai Rp46 miliar
Tessa menerangkan dugaan korupsi tersebut diduga terjadi pada proyek-proyek di Divisi Engineering, Procurement and Construction (EPC) PT PP tahun 2022-2023.
Dugaan rasuah ini terjadi pada 2022 sampai dengan 2023. KPK menyebut kasusnya berkaitan dengan kerugian negara.
Proyek LRT Jakarta Fase 1B dikerjakan dari dua sisi yakni dari zona Velodrome-Pramuka dan zona Manggarai-Pramuka.
Pemberlakuan rekayasa lalu lintas di sejumlah jalan termasuk Jalan MH Thamrin mulai 21 September 2024 hingga 28 Februari 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved