Sabtu 24 Juli 2021, 18:35 WIB

Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Kartel Kremasi di Jakarta

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan
Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Kartel Kremasi di Jakarta

Antara
Ilustrasi kremasi jenazah covid-19

 

SATUAN Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat telah memeriksa beberapa saksi terkait kasus dugaan kartel kremasi yang sempat viral beberapa hari lalu.

"Sampai saat ini kami telah memanggil sebanyak 7 orang saksi terkait kasus dugaan praktik kartel kremasi yang sempat viral di Jakarta Barat " ujar Kapolres Jakbar Kombes Ady Wibowo saat dikonfirmasi, Sabtu (24/7).

"Ketujuh orang tersebut kami panggil untuk dimintai keterangan terkait adanya dugaan praktik kremasi," tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono menjelaskan terkait viralnya dugaan praktik kartel di sebuah rumah duka di daerah Jakbar.

Ketujuh orang saksi tersebut, lanjut Joko, terdiri dari dua orang pengelola Yayasan Mulia di Jakarta Barat, satu orang pengelola Krematorium Mulia di Karawang, dan satu saksi pembuat narasi viral serta tiga orang saksi terkait lainnya.

"Dari hasil pemeriksaan sementara yang kami peroleh dalam kasus dugaan kartel praktik kremasi tersebut kami memperoleh adanya dugaan praktek percaloan," ujarnya.

Namun, kata Joko, masing-masing praktik tersebut berdiri sendiri (pribadi perorang) tidak terorganisir seperti kartel. Modus mereka ialah menaikan harga dengan motif memperoleh keuntungan berlipat.

Pihaknya juga telah melakukan konfirmasi terkait kasus viralnya narasi dan foto nota dugaan adanya kartel kremasi.

"Kami juga telah melakukan konfirmasi baik penyebar narasi tersebut saudara Martin dengan foto nota dari saudari Astrid," terangnya.

"Kami konfirmasi yang bersangkutan tidak adanya kecocokan atau informasi yang tidak saling berkaitan," tambahnya.

Hingga saat ini, Polres metro Jakarta Barat juga mengaku tidak menerima laporan terkait adanya dugaan praktik kremasi.

"Kami masih menunggu adanya laporan dari korban dan kami masih terus melakukan upaya penyelidikan terkait dugaan praktik kremasi tersebut," pungkasnya. (OL-8)

 

Baca Juga

Dok MI

Anies Apresiasi Langkah Pemerintah Pusat Antisipasi Omicron

👤Selamat Saragih 🕔Minggu 05 Desember 2021, 18:26 WIB
"Lebih baik mencegah kebocoran sekecil apapun sejak saat ini hingga kita memastikan Omicron terkendali,”...
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Tersisa 147 Orang

👤 Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 05 Desember 2021, 13:32 WIB
Sempat melonjak naik, jumlah pasien di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran terus...
ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Tidak Libur Nataru, Sekolah DKI Diminta Isi Pembinaan Daring

👤Hilda Julaika 🕔Minggu 05 Desember 2021, 12:32 WIB
“Anak-anak di DKI selama setelah penilaian akhir semester pada 20 Desember sampai 2 Januari diisi kegiatan pertumbuhan karakter atau...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya