Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat memeriksa tiga saksi terkait kebakaran gedung di Kantor Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Jalan Percetakan Negara, Johar Baru, Jakarta Pusat. Sebelumnya, polisi telah memeriksa lima saksi yang merupakan pegawai kontraktor instalasi listrik, sehingga jumlah saksi yang telah diperiksa sebanyak 8 orang.
Kasatreskrim Polres Jakarta Pusat Kompol Wisnu Wardhan tidak merinci identitas saksi. Akan tetapi, ia mengatakan ketiga saksi tersebut merupakan bagian dari BPOM.
“Tambah tiga saksi lagi dari BPOM,” kata Wisnu, ketika dihubungi, Kamis (22/7).
Wisnu mengatakan hasil temuan sementara, ruangan yang terbakar adalah standarisasi obat dan prekusor zat adiktif yang berada di lantai 1 kantor BPOM. Ia mengatakan barang yang ludes dilahap si jago merah adalah arsip-arsip dan komputer.
Untuk memastikan kembali, pihaknya meminta keterangan sejumlah saksi.
Baca juga: Mulai Hari Ini Operasional KRL Jabodetabek Diubah-ubah
"Kita perdalam lagi keterangan dari pada saksi saksi di lokasi. Kita akan kembangkan dan kita tambahkan saksi dari pihak semua security yang dinas pada saat itu," katanya.
Selain itu, Wisnu menyampaikan tim Laboratorium Forensik (Labfor) masih terus melakukan penyelidikan di lokasi yang terbakar guna memastikan penyebab kebakaran tersebut.
"Kita masih tunggu hasil pemeriksaan Labfor dan kita kembangkan dari keterangan saksi saksi juga," tutupnya.
Sebelumnya, kabar kebakaran ini diumumkan oleh Dinas Penanggulangan Kebakaran & Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta. Diduga kebakaran tersebut disebabkan korsleting listrik. "Terjadi kebakaran pada kantor BPOM pukul 21.30 di Jalan Percetakan Negara Raya Nomor 29 Kelurahan Johar Baru, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat," tulis dinas tersebut di akun Twitternya. (OL-4)
BPOM perketat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis karena risiko keamanan pangan. Sepanjang 2024 tercatat 138 KLB keracunan.
BPOM mengajak masyarakat menjadi konsumen cerdas dan berdaya dengan selalu menerapkan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin edar, dan Kadaluarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan.
BPOM mencatat, suplemen ilegal dapat berasal dari pabrik-pabrik tersembunyi yang beroperasi di tengah permukiman padat dengan kondisi yang jauh dari standar Cara Pembuatan yang Baik (CPB).
TPID bersama Satgas Pangan bertugas menjamin kecukupan pasokan dan kelancaran distribusi bahan pokok penting, sambil aktif mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan penimbunan
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kemitraan dan keberhasilan Kosmesia dalam mendampingi UMKM kosmetik melalui Proaktif yang digagas BPOM.
Kolaborasi ini menegaskan komitmen bersama dalam membangun ekosistem distribusi produk yang aman, transparan, dan terpercaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved