Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan pihaknya telah menyalurkan 475.420 paket dan 2.471.217 kilogram atau 2.471 ton beras kepada masyarakat. Sigit menjelaskan penyaluran paket bantuan dan beras tersebut dilakukan sejak 3 Juli hingga 19 Juli atau selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di seluruh wilayah.
"Akselerasi penyaluran bantuan sosial kami lakukan di seluruh Indonesia atau 34 provinsi. Baik wilayah yang menerapkan PPKM Darurat ataupun PPKM Mikro," ujar Sigit, melalui keterangannya, Selasa (20/7).
Baca juga: Hari Raya Idul Adha, Komunitas ini Bagikan Sembako kepada Korban Kebakaran
Sigit mengatakan dirinya telah menginstruksikan seluruh jajarannya untuk terus melakukan percepatan distribusi bantuan sosial PPKM Darurat kepada masyarakat. Ia meminta untuk jajaran dari TNI dan Polri memetakan penyaluran bansos, sehingga tak ada lagi wilayah yang melaporkan adanya saluran bantuan sosial yang terhambat.
Mantan Kabareskrim Polri tersebut mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Ia mengatakan jika stok bansos habis, ia meminta masyarakat untuk melapor kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa terdekat.
"Masyarakat tetap tenang dan jangan khawatir, apabila bantuan yang diberikan habis, segera melapor. Nanti jajaran TNI dan Polri ataupun Kementerian Sosial akan memberikan lagi bantuan sosial tersebut," ujar Sigit.
Lebih lanjut, Sigit mengatakan pada Hari Raya Iduladha ini, pihaknya ingin meringankan beban dan keterbatasan masyarakat di tengah PPKM Darurat. Polri juga telah mengirimkan hewan kurban di seluruh wilayah Indonesia.
Sigit turut mengimbau masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan untuk menekan laju penyebaran virus korona.
"Semua ini dilakukan untuk sama-sama menjaga kesehatan untuk keluarga, diri sendiri dan orang lain," ujar Sigit.
"Semoga semua yang kita lakukan di Idul Adha ini menjadi ladang amal dan ibadah untuk kita semua. Dalam kesempatan yang baik ini, saya ingin mengucapkan selamat merayakan Iduladha bersama keluarga, tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan, menerapkan 5M, dan tetap di rumah saja, agar pandemi covid-19 segera berakhir di Indonesia," tutup Sigit. (OL-6)
Penanganan kasus dipastikan berjalan paralel, baik dari sisi tindak pidana umum maupun pelanggaran kode etik profesi Polri.
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya untuk mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan anggota Brimob berinisial Bripda MS
Polri akan menangani secara transparan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob, Bripka MS, terhadap dua pelajar di Tual, Maluku
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Polri akan menangani kasus Bripka MS yang diduga menganiaya dua pelajar di Maluku Tenggara hingga satu tewas secara transparan dan akuntabel.
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kembali proses hukum kerusuhan Agustus 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved