Jumat 25 Juni 2021, 08:50 WIB

Pasien Terus Berdatangan, Anies Instruksikan Bangun Tenda Darurat

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Pasien Terus Berdatangan, Anies Instruksikan Bangun Tenda Darurat

ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah
Tenda darurat untuk menampung pasien

 

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau tenda darurat yang dipasang di halaman RSUD Kramat Jati, Jakarta Timur. Hal ini dilakukan sebagai respon atas keadaan darurat karena daya tampung yang sudah penuh oleh pasien covid-19.

Pasien covid-19 telah memenuhi kapasitas perawatan di RS tersebut. Bahkan pasien yang tidak tertampung di ruang perawatan, masih mengantre dan ditampung di UGD hingga ke selasar RS.

"RSUD ini udah penuh, bahkan lobinya itu sekarang sudah jadi tempat rawat inap. Sekarang sudah tidak cukup tempatnya, tapi pasien masih berdatangan. Maka kita siapkan tenda seperti ini di tiap RSUD milik DKI Jakarta untuk menampung mereka yang membutuhkan," kata Anies pada Kamis (24/6) malam.

Baca juga: Ruang Rawat Penuh, RS Diminta Manfaatkan Aula Hingga Tenda Darurat

Sementara itu, Anies terus mengimbau dan memberikan pesan kepada seluruh masyarakat agar terus mematuhi protokol kesehatan, terutama pada masa genting akibat pandemi ini. Warga di ibu kota diminta untuk tetap jaga kondisi kesehatannya, serta selalu mengingatkan keluarga dan orang terdekat agar bisa menghindari risiko keterpaparan.

"Jadi pesan saya pada semuanya, mari kita sama-sama jaga karena penularan covid-19 itu tidak hanya terjadi di ruang publik, tapi juga di ruang-ruang privat. Di saat kita meeting, di saat kita makan bersama, di saat kita kumpul-kumpul, itulah potensi penularannya banyak dari ruang-ruang privat, karena tidak mungkin diawasi oleh tim satgas maupun pemerintah," pungkas Anies.

Lonjakan kasus covid-19 terus terjadi di ibu kota. Kemarin, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat jumlah tertinggi kasus baru covid-19 hingga 7.505 kasus. Angka ini merupakan angka tertinggi selama pandemi covid-19.

Di samping itu, jumlah kasus aktif di Jakarta pada hari ini naik sejumlah 5.195 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 40.900 (orang yang masih dirawat/ isolasi). Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 494.462 kasus. Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 445.450 dan total 8.112 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7%.(OL-5)

Baca Juga

MI/M. Irfan

Ini Alasan Anies Jadikan Vaksin Syarat Wajib Kegiatan Usaha

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 01:03 WIB
“Dari 4,2 juta orang ber-KTP DKI Jakarta yang sudah divaksin minimal dosis pertama, hanya 2,3% yang tetap terinfeksi. Angkanya kecil...
MI/Kisar Rajagukguk

Siswa Miskin di Depok Ditolak Masuk Sekolah

👤Kisar Rajagukguk 🕔Sabtu 31 Juli 2021, 17:49 WIB
RATUSAN lulusan sekolah nenengah pertama (SMP) dari keluarga kurang mampu di Kota Depok terancam putus sekolah lantaran ditolak...
Antara/Aprillio Akbar.

Pemprov DKI Jakarta Lebih Cepat Capai Target Vaksinasi dari Presiden

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Sabtu 31 Juli 2021, 16:11 WIB
Ada empat komponen yang bisa divaksinasi di Jakarta yakni ber-KTP Jakarta, bekerja di Jakarta, berdomisili di Jakarta, dan bersekolah atau...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pemerintah Afghanistan Hadapi Krisis Eksistensial

 Laporan SIGAR menggarisbawahi kekhawatiran pasukan Afghanistan tidak siap untuk melakukan pertahanan yang berarti

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya