Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya terus memantau jam operasional restoran di tengah pandemi covid-19. Polisi menegaskan bakal memberikan sanksi berat kepada restoran yang berani buka melewati jam yang telah ditentukan.
"Kemarin, (ada yang didenda) Rp50 juta, di restoran (di bilangan) Gunawarman dan Senopati, dan ditutup," tegas Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (20/6).
Fadil mengatakan pihaknya langsung menyegel restoran yang beroperasi melewati jam yang diperbolehkan. Hukuman bakal diperberat jika restoran mengulangi kesalahan yang sama.
Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Ini Langkah MRT Jakarta Cegah Penularan
"Kalo masih bandel dendanya nambah dan tutupnya juga," ujar Fadil.
Waktu penyegelan restoran berbeda-beda. Hal itu tergantung dari penilaian pelanggaran yang dilakukan polisi.
Fadil juga mengatakan pihaknya akan berpatroli mencari pusat kerumunan di wilayah Jakarta. Polisi bakal langsung membubarkan masyarakat yang kedapatan berkerumun. Masyarakat tidak bisa diberi denda kalau berkerumun.
"Memang hukumannya sesuai peraturan gubernur teguran (untuk masyarakat)," pungkas Fadil. (OL-1)
Polda Metro Jaya mengerahkan 1.810 personel dan menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional untuk mengamankan malam takbiran Idul Fitri 1447 H di Jakarta.
Menurut dia, proses penegakan hukum atas kasus ini yang ditangani Polda Metro Jaya merupakan langkah positif.
Kontras mendesak pembentukan TGPF untuk mengusut tuntas serangan sistematis terhadap Andrie Yunus dan membongkar aktor intelektual di balik teror ini.
Polisi mengungkap jejak pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus. Rekaman CCTV menunjukkan aksi dilakukan secara terencana sejak awal.
Polda Metro Jaya identifikasi dua terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, BHC dan MAK. Polisi sebut total pelaku diduga lebih dari 4 orang.
Polisi ungkap identitas eksekutor penyiraman air keras Andrie Yunus (Kontras) berinisial BHC dan MAK lewat rekaman CCTV asli tanpa rekayasa AI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved