Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua DPRD Kota Bekasi Choiroman Juwono Putro mendukung komunitas Bijak Olah Sampah (BOS) nusantara yang berorientasi untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Hal itu sesuai dengan misi untuk meninggalkan kesan kota patriot yang selama ini dikenal sebagai kota pembuangan sampah menjadi kota yang bersih, dan kota yang cerdas, kreatif, maju, sejahtera, dan ihsan.
"Saya mendukung komunitas BOS nusantara yang ingin menjaga kelestarian lingkungan," kata Choiroman saat pertemuan dengan komunitas BOS nusantara di Balai Tan Miyat Kemensos, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Minggu (13/6).
Dijelaskannya, komunitas BOS nusantara ingin menggiatkan pengolahan sampah menjadi lebih baik. Diantaranya memilah sampah organik untuk selanjutnya diolah kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat.
Petugas teknisi Balai Tan Miyat Kemensos Joko Hartono mengatakan pihaknya telah memiliki tempat pengolahan sampah mandiri. Sarana itu dimanfaatkan untuk memilah sampah organik dan non organik. Selanjutnya, sampah organik diolah sedemikian rupa menjadi bubur untuk memproduksi maggot yang berguna untuk pakan ternak.
Maggot adalah larva dari lalat yang sangat kaya akan protein. Lalat yang digunakan sebagai penghasil maggot untuk pakan ternak berasal dari lalat buah yaitu jenis Black Soldier Fly (BSF).
"Kamu sudah memulai produksi maggot yang sangat cepat. Seekor lalat BSF dapat menghasilkan 500 maggot dalam sekali reproduksi. Apalagi maggot tidak membawa unsur penyakit dan memiliki nilai protein tinggi," jelas Joko yang akrab disapa Jek.
Sementara Ketua Komunitas BOS Nusantara Erwin mengatakan sebagai anak Bekasi asli, pihaknya ingin kelestarian lingkungan di kota patriot itu dapat terjaga. "Caranya dengan bijak mengolah sampah yang menjaga kebersihan lingkungan," pungkasnya. (OL-12)
Penerapan tarif telah disepakati bersama antara Pemkot Bekasi, Organisasi Angkutan Darat (Organda), dan para sopir angkot.
POLDA Metro Jaya mengungkapkan bayi yang ditemukan di sebuah apartemen Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (9/2), dinyatakan meninggal dunia.
WALI Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono meninjau langsung lokasi banjir yang merendam permukiman warga di Gang Mawar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (30/16).
Banjir kembali merendam Kota Bekasi akibat hujan deras dan luapan Kali Bekasi. BPBD mencatat 15 titik genangan di 7 kecamatan dengan air hingga 150 cm.
Sekolah Lansia KUN dihadirkan sebagai wadah pembelajaran bagi para lanjut usia agar tetap memiliki ruang untuk berkembang, beraktivitas, dan berperan aktif di tengah masyarakat
Sejumlah warga yang merupakan penghuni belasan rumah itu sempat terlibat bentrok dengan puluhan petugas gabungan yang dikerahkan.
Aktivis LBH Keadilan mendesak Penuntut Umum dari Kejaksaan Tinggi Banten untuk tidak menerima putusan begitu saja dan segera menyatakan banding.
TPST Utama ditargetkan bisa mengolah sampah 10-15 ton setiap harinya dengan sistem teknologi Refuse Derived Fuel (RDF).
Sudah cukup banyak kepala daerah yang bergerak cepat melakukan aksi kebersihan di wilayah masing-masing.
Kerja sama itu diharapkan bisa menangani masalah sampah sekaligus menghasilkan energi listrik.
Setiap kemasan plastik yang dipilah oleh warga dapat disetorkan ke bank sampah terdekat lalu dikonversi menjadi poin yang setara dengan tabungan emas di rekening tabungan emas Pegadaian.
PESISIR Kota Cirebon kembali dipenuhi tumpukan sampah. Kesadaran bersama diminta untuk bisa mengatasi permasalahan sampah. Tumpukan sampah terlihat di sepanjang pesisir pantai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved