Sabtu 12 Juni 2021, 20:36 WIB

Dishub DKI Akan Fasilitasi Aspirasi Komunitas Bike To Work

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Dishub DKI Akan Fasilitasi Aspirasi Komunitas Bike To Work

MI/ Ramdani
Komunitas Bike To Work

 

KOMUNITAS Bike to Work (B2W) Indonesia dan mitra koalisinya yakni Koalisi Pejalan Kaki, Road Safety Association Indonesia, dan Komite Penghapusan Bensin Bertimbel mengalihkan demonstrasi yang rencananya dilakukan Minggu (13/6) di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang ke kegiatan lain.

Hal ini diputuskan setelah berlangsung pertemuan antara B2W Indonesia dan pimpinan Dinas Perhubungan DKI Jakarta Jumat (12/6). Pertemuan menyepakati hal-hal berikut pertama, pengalihan aksi menjadi forum diskusi yang akan difasilitasi Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

"Diskusi di lokasi tak jauh dari Mal Kota Kasablanka ini dirancang mempertemukan pihak-pihak yang berkepentingan untuk membahas cara terbaik menyelesaikan isu road bike, mulai dari komunitas-komunitas road bike, komunitas sepeda, komunitas motor dan mobil, serta ahli transportasi," kata Ketua B2W Indonesia Poetoet Soedarjanto dalam keterangan resminya, Sabtu (12/6).

Diskusi disepakati merupakan jalan yang layak ditempuh untuk mendapatkan masukan bagi perumusan kebijakan yang adil bagi pihak-pihak yang berkepentingan. Diskusi, musyawarah, sejalan dengan prinsip dasar warga Indonesia dan mengedepankan semangat sila keempat Pancasila.

"Sebagai simbol kesepakatan, Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan mencopot rambu terpasang yang mengandung kalimat 'kecuali road bike'. Pencopotan direncanakan dilakukan dengan kehadiran pihak-pihak yang berkepentingan. Hal ini juga akan menjadi simbol berakhirnya waktu masa uji coba JLNT untuk road bike," ujarnya.

B2W Indonesia, Koalisi Pejalan Kaki, Road Safety Association Indonesia, dan Komite Penghapusan Bensin Bertimbel akan menghormati kesepakatan apa pun yang didapat dari forum diskusi tersebut sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundangan yang berlaku, tidak bertentangan dengan prinsip road safety, dan tidak bertentangan dengan prinsip kesetaraan dalam bersepeda guna menghindari gap antara pesepeda kaya dan pesepeda miskin.

"Dan berharap akan jadi solusi yang baik bagi semua pihak," tandasnya.

Sebelumnya, B2W berencana menggelar aksi demonstrasi menentang jalur khusus Road Bike di JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang yang disediakan oleh Pemprov DKI setiap Sabtu-Minggu pukul 05.00-08.00 WIB. Demo dilakukan karena penyediaan jalur khusus itu dinilai bertentangan dengan undang-undang tepatnya UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. (OL-8)

 

Baca Juga

Antara/Reno Esnir.

Proses Hukum Anggota TNI Bantu Rachel Vennya masih Berjalan

👤Rahmatul Fajri 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 20:16 WIB
Herwin mengatakan sejauh ini diketahui hanya dua anggota TNI itu yang membantu Rachel kabur dari...
Medcom.id/Mohamad Rizal.

Dua Pria Curi Truk Ekspedisi di Tanah Abang

👤Rahmatul Fajri 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 17:58 WIB
Saat situasi sudah sepi pada dini hari dan tidak ada petugas keamanan yang berjaga, para pelaku langsung melancarkan aksi kriminal...
DOK MI.

Pelaku Eksibisionis di Dukuh Atas Dijerat Pasal Berlapis

👤Rahmatul Fajri 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 16:44 WIB
Pelaku dijerat Pasal 36 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukumannya di atas 5 tahun...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menghadang Ganasnya Raksa

Indonesia masih menjadi sasaran empuk perdagangan ilegal merkuri, terutama dari Tiongkok dan Taiwan. Jangan sampai peristiwa Minamata pada 1956 di Jepang terjadi di sini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya