Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya dan Kodam Jaya menyatakan telah menyiapkan 600 tenaga kesehatan. Diketahui, Polda Metro menargetkan melakukan vaksinasi Covid-19 secara massal kepada 147 ribu warga Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) dari 5-30 Juni mendatang.
"Kami bersama dengan Kodam Jaya, ada 600 nakes yang kita siapkan sebagai Vaksinator dan sudah kita rencanakan 100 titik untuk melakukan vaksinasi," papar Kabid Humas Pold Metro Jaya Yusri Yunus, saat ditemui di Polda Metro Jaya, Kamis (10/6).
Yusri menuturkan dari 147 ribu warga yang ditargetkan akan dibagi ke 10 Polres dan juga Polda Metro Jaya.
Baca juga: McDonald's Disanksi, Pemprov DKI: Menyebabkan Potensi Penularan
"Contoh di tempat padat penduduk nantinya akan kita lakukan vaksinasi massal, ini terus masif diharapkan tgl 30 vaksin itu sudah selesai kemudian akan diberikan lagi," ujar Yusri.
Yusri menyebut pihaknya akan mendatangi tempat yang akan divaksinasi berdasarkan laporan dari tiga pilar atau Polsek yang dijadikan skala prioritas.
"Contoh di hari Senin kita akan datang ke Tambora sana ada padat penduduk disana ada di Cilincing kita buka posko disana, masyarakat kita ajak kesana untuk vaksinasi," ungkapnya. (OL-4)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved