Kamis 10 Juni 2021, 13:50 WIB

Dituntut 6 Tahun Penjara, Rizieq: Menegaskan Politisasi Kasus

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan
Dituntut 6 Tahun Penjara, Rizieq: Menegaskan Politisasi Kasus

ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Terdakwa Rizieq Shihab (kiri)

 

Mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab menyatakan bahwa tuntutan penjara 6 tahun yang dijatuhkan jaksa penuntut umum (JPU) terhadap dirinya dalam kasus swab test RS UMMI terlalu sadis dan tak bermoral.

Hal itu diucapkan Rizieq saat dirinya membacakan pledoi atau nota pembelaan atas tuntutan tersebut dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (10/6).

Rizieq menyinggung bahwa perkara yang dihadapinya saat ini sangat bernuansa politik dan tidak murni kasus hukum.

"Saya semakin percaya dan semakin yakin bahwa ini adalah kasus politik yang dibungkus dan dikemas dengan kasus hukum, sehingga hukum hanya menjadi alat legalisasi dan justifikasi untuk memenuhi dendam politik oligarki terhadap saya dan keluarga serta kawan-kawan," tutur Rizieq di ruang sidang.

Baca juga: Rizieq Bandingkan Tuntutan JPU dengan Kasus Red Notice yang Ringan

Nuansa politik dalam kasus hukumnya, menurut Rizieq, semakin terlihat saat  jaksa menuntut dirinya dihukum 6 tahun penjara dalam perkara hasil swab tes ini.

"Tuntutan jaksa tersebut tidak masuk di akal dan berada jauh di luar nalar, bahkan terlalu sadis dan tidak bermoral," tegasnya.

Padahal, menurut Rizieq kasus swab tes RS UMMI yang dihadapinya hanya kasus pelanggaran protokol kesehatan biasa.

"Bahwa kasus pelanggaran protokol kesehatan adalah kasus pelanggaran bukan Kasus kejahatan, sehingga cukup diterapkan sanksi administrasi bukan sanksi hukum pidana penjara," pungkasnya. (OL-4)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Izin Pemanfaatan Lahan di Zona Hijau Jadi Fokus Revisi Perda RDTR

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 01 Desember 2021, 22:25 WIB
Ketua Bapemperda DPRD DKI Jakarta Pantas Nainggolan mengatakan, kali ini pembahasan fokus pada mekanisme pemanfaatan lahan milik warga yang...
Antara/Muhamamd Iqbal

Tangsel Masih PPKM Level Dua, Jelang Nataru Akan Makin Diperketat 

👤Syarief Oebaidillah 🕔Rabu 01 Desember 2021, 21:51 WIB
”Intinya strateginya pengetatan. Ini berlaku juga di tanggal 24 Desember mendatang hingga 2 Januari 2022," ungkap...
dok.humas Pemkot Bekasi

Pemkot Bekasi Perpanjang PPKM Level 2 Hingga 13 Desember

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Rabu 01 Desember 2021, 17:15 WIB
PEMKOT Bekasi perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2 covid-19 di wilayahnya mulai 30 November hingga 13...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya