Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta, Kota Depok, menggratiskan pemasangan sambungan air bersih bagi 31 ribu warga yang kategori berpenghasilan rendah.
Hal itu dilakukan untuk meringankan beban masyarakat di tengah wabah pandemi covid-19 yang hingga kini masih belum mereda.
Direktur PDAM Tirta Asasta Kota Depok Olik Abdul Holik mengatakan mamajemen PDAM Tirta Asasta Kota Depok tidak menarik biaya pemasangan air bersih demi meringankan beban masyarakat di tengah pandemi covid-19 saat ini, khususnya bagi warga yang masuk berpenghasilan rendah.
Baca juga: Depok Zona Oranye, Pemkot Batalkan Salat Idul Fitri di Balai Kota
"Perusahaan daerah air minum atau PDAM Tirta Asasta Kota Depok menggratiskan biaya bagi warga yang melakukan pemasangan air bersih," katanya, Jumat (14/5).
Hal itu dilakukan juga dilakukan untuk menindaklanjuti keputusan Wali Kota Depok agar meringankan beban warga di tengah pandemi covid-19.
Pembebasan biaya pemasangan air bersih oleh PDAM berfokus pada peningkatan pelayanan air bersih terutama bagi warga dengan penghasilan rendah.
Saat ini, PDAM sudah memberikan pembebasan biaya pemasangan air kepada ribuan pelanggan. Jumlah itu diprediksi masih akan bertambah.
Dalam mendukung program Physical Distancing, PDAM mengimbau seluruh pelanggannya mulai bisa menginformasikan pemasangan sambungan air melalui sambungan telpon atau pesan singkat sehingga pelanggan tidak lagi harus datang ke kantor PDAM.
Olik menjelaskan pemasangan sambungan baru di rumah-rumah warga yang belum tersentuh air perusahaan plat merah itu kriterianya adalah jaringan terkoneksi dengan sambungan air bersih.
Ditegaskan Holik, target dari kegiatan ini adalah penambahan 31.000 jumlah sambungan baru.
"Penambahan 31.000 ini adalah untuk mendorong agar pencapaian 100.000 sambungan rumah tahun 2025 bisa tercapai," ujarnya.
Saat ini, Holik mengatakan, cakupan layanan PDAM Tirta Asasta baru mencapai 69.000 sejak beroperasi pada 2012.
Direktur Operasional PDAM Tirta Asasta Kota Depok Sudirman menambahkan, 31.000 rumah warga belum teraliri air PDAM.
Setelah dilakukan survei, ternyata mereka belum memasang air PDAM karena keberatan dengan biaya pemasangannya.
"Maka itulah, PDAM Tirra Asasta Kota Depok ingin memudahkannya dengan pasang gratis supaya seluruh warga Kota Depok mampu mendapatkan air bersih," tandasnya.
Ia menegaskan, pemasangan jaringan bebas biaya ini mendapatkan respon positif dari pemerintah daerah.
Bahkan, ia mengaku Pemerintah Kota Depok mengapresiasi terobosan ini.
Maka itulah, ia berharap warga melaporkan petugas PDAM kalau meminta imbalan jasa.
"Kalau ada petugas kami yang meminta uang pasang sambungan air catat dan laporkan, kita akan tindak bila perlu dipecat," pungkasnya. (OL-1)
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Ketersediaan air bersih tidak hanya diperlukan untuk konsumsi, tetapi juga untuk menjaga sanitasi lingkungan, mencegah penyebaran penyakit, serta menunjang aktivitas harian.
Transformasi digital ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam menjamin kedaulatan air di Ibu Kota
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih di Sumut, Sumbar, Riau, Lampung, Jateng, Jatim, Kalsel dan Sulsel.
Pasokan air bersih Aceh Tamiang kembali normal setelah SPAM IKK Rantau beroperasi pascabanjir. Menteri PU memastikan kualitas air aman dan layak konsumsi.
Penanaman pohon ini adalah untuk mencegah bencana longsor.
Selain antisipasi sewaktu-waktu terjadi gangguan pasokan, juga mengantisipasi potensi kekeringan bersamaan kemungkinan terjadi kemarau.
Secara spontan, kehadiran Gubsu bersama Bupati Samosir disambut masyarakat dengan antusias dengan harapan PDAM dapat kembali normal menyalurkan air bersih.
Selain pembangunan pipa jaringan distribusi utama, sambung Olik, manajemen PDAM Tirta Asasta juga memastikan menjelang Lebaran stok air bersih bagi pelanggannya terjaga.
Upaya mewujudkan target pemenuhan layanan air bersih perlu mempertimbangkan aspek pembiayaan dan investasi yang tidak murah.
Butuh komitmen kuat dari pemerintah untuk meningkatkan akses masyarakat pada air layak pakai dan air layak minum
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved