Kamis 06 Mei 2021, 22:25 WIB

129 Pengendara yang Lewat Puncak Bogor Diminta Putar Balik

Antara | Megapolitan
129 Pengendara yang Lewat Puncak Bogor Diminta Putar Balik

ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Petugas gabungan melakukan pemeriksaan kendaraan di kawasan aglomerasi Jabodetabek, Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

 

SATGAS Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memutar balik 129 kendaraan pada hari pertama operasi antisipasi mudik di pos sekat Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, hari ini.

"Hasil penyekatan didapat 129 kendaraan yang diputarbalikkan," kata Sekretaris Satpol PP Kabupaten Bogor, Iman Wahyu Budiana usai operasi penyekatan.

Menurutnya, ratusan kendaraan tersebut diputar balik lantaran pengendaranya tak membawa surat hasil rapid tes antigen ataupun sertifikat vaksinasi COVID-19. Sebagian besar kendaraan yang diputar balik memiliki tujuan ke tempat wisata.

"Karena Kabupaten masih mewajibkan surat rapid antigen, atau ketika tidak melihatkan vaksinasi selama dua kali maka diputarbalikkan," kata Iman.

"Penyekatan hari ini sesuai komitmen bersama, kita melaksanakan penyekatan tanggal 6-17 Mei 2021," tambahnya.

Baca juga: Polda Metro Pastikan tidak Akan Ada Pemudik yang Lolos

Sementara itu, Bupati Bogor, Ade Yasin menegaskan bahwa warga luar Jabodetabek tak bisa masuk ke Kabupaten Bogor, Jawa Barat meski membawa surat hasil rapid antigen sekalipun.

"Dari luar Jabodetabek tidak diperbolehkan masuk (ke Bogor) meski membawa surat hasil rapid antigen karena ada indikasi mudik yang mulai dilarang sejak 22 April oleh Pemerintah Pusat," ungkapnya.

Pasalnya, Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor melakukan penyekatan kendaraan di beberapa titik guna menegakkan aturan larangan mudik.

"Satgas COVID-19 mendirikan posko pemeriksaan. Bagi masyarakat dari Jabodetabek boleh masuk ke Kabupaten Bogor dengan catatan membawa surat rapid antigen," kata Ketua Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor itu.

Menurutnya, pada posko pemeriksaan tersebut petugas juga akan memutar balik warga Bogor yang ingin ke luar wilayah selain Jabodetabek di perbatasan.

"Sebaliknya, kami juga tidak perkenankan warga Bogor keluar wilayah Bogor selain Jadetabek, akan diputar balik, seperti ke Sukabumi, Cianjur, Lebak," tuturnya.(OL-4)

Baca Juga

ANTARA/Hafidz Mubarak A

Sekolah Tatap Muka Diminta Ditunda Hingga Ada Vaksin untuk Anak-Anak

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 23 Juni 2021, 11:34 WIB
Kegiatan uji coba PTM di Jakarta kembali ditunda. Hal tersebut dilakukan sehubungan dengan terjadinya peningkatan kasus covid-19 secara...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Pemakaman di TPU Covid-19 DKI Catat Rekor

👤Rahmatul Fajri 🕔Rabu 23 Juni 2021, 11:24 WIB
"Pemakaman jenazah dengan protokol covid-19 harian kembali membentuk puncak baru per 22 Juni sejumlah 143...
Ilustrasi

Polisi Ciduk 5 Pemuda yang Rusak Pos Polisi di Distrik Jayapura

👤Yakub Pryatama 🕔Rabu 23 Juni 2021, 10:44 WIB
Dari lima pemuda tersebut, polisi menetapkan dua di antaranya sebagai tersangka. Sementara, tiga orang lain menjadi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kereta Api Makassar-Parepare Membangun Ekonomi dan Peradaban

Belanda pernah membuat jalur kereta api Makassar-Takalar, namun sejak Jepang berkuasa jalur itu dibongkar. Dan baru era sekarang, Sulawesi Selatan kembali memiliki jalur  kereta api

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya