Kamis 06 Mei 2021, 11:41 WIB

SIKM Jakarta Berlaku Hari Ini, Begini Prosedurnya

Hilda Julaika | Megapolitan
SIKM Jakarta Berlaku Hari Ini, Begini Prosedurnya

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Petugas Dinas Perhubungan melakukan pemeriksaan terhadap pengguna kendaraan yang akan masuk ke wilayah DKI Jakarta tahun lalu.

 

PEMPROV DKI Jakarta sudah memberlakukan penerapan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) Jakarta. Hal ini berdasarkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 569 Tahun 2021 tentang Prosedur Pemberian SIKM Wilayah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Selama Masa Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

"SIKM sebagaimana dimaksud hanya diberikan kepada orang-perorangan yang melakukan perjalanan untuk kepentingan nonmudik," tulis Gubernur DKI Anies Baswedan dalam dokumen Kepgub 569/2021 yang diterima mediaindonesia.com, Kamis (6/5)

Adapun kepentingan non mudik yang dimaksud yakni, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil yang didampingi oleh 1 (satu) orang keluarga, dan kepentingan persalinan yang didampingi paling banyak 2 (dua) orang.

baca juga:

Untuk prosedur pemberian SIKM DKI Jakarta ini dimulai dengan pemohon SIKM dengan ketentuan kepentingan yang sudah dijelaskan sebelumnya melakukan permohonan SIKM secara online. Melalui akses website https://jakevo.jakarta.go.id. Di dalam proses tersebut, pemohon akan diminta untuk melakukan verifikasi berkas UP PMPTSP Kelurahan, kemudian tanta tangan elektronik SIKM oleh Lurah.

Berikut syarat pembuatan SIKM :

1. Kunjungan keluarga sakit:

a. KTP Pemohon

b. Surat keterangan sakit bagi keluarga yang dikunjungi dari Fasilitas Kesehatan setempat

c. Surat pernyataan bermaterai Rp10.000,- dari pemohon yang menyatakan hubungan kekerabatan dengan keluarga yang dikunjungi.

2. Kunjungan duka anggota keluarga meninggal:

a. KTP Pemohon

b. Surat keterangan kematian dari Puskesmas/Rumah Sakit atau Surat keterangan kematian dari Kelurahan/Desa setempat

c. Surat pernyataan bermaterai Rp10.000,- dari pemohon yang menyatakan hubungan kekerabatan dengan keluarga yang meninggal.

3. Ibu hamil/bersalin:

a. KTP Pemohon,

b. Surat keterangan hamil/bersalin dari Fasilitas Kesehatan

4. Pendamping Ibu Hamil/Bersalin:

a. KTP Pemohon,

b. Surat keterangan hamil/bersalin dari Fasilitas Kesehatan

c. Surat pernyataan bermaterai Rp10.000,- dari pemohon yang menyatakan hubungan suami, keluarga, atau kekerabatan dengan ibu hamil/bersalin.

Setelah itu, pemohon bisa mengunduh SIKM di https://jakevo.jakarta.go.id.

"Penerbitan SIKM sebagaimana dimaksud paling lama 2 (dua) hari sejak persyaratan dinyatakan lengkap dan berlaku selama masa peniadaan mudik dari tanggal 6 Mei 2021 sampai dengan tanggal 17 Mei 2021," terang Anies. (OL-3)

 

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto

HBKB Dimulai Besok, Wagub DKI Minta Masyarakat Jaga Ketertiban

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 08:48 WIB
"Dimulai hari Minggu besok ya tanggal 22 Mei jam 6 sampai jam 10 pagi. Segala sesuatu akan disiapkan sebaik mungkin. Namun tetap...
Antara/Nyoman Hendra Wibowo

Ini Ciri Hewan yang Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 20 Mei 2022, 23:53 WIB
"Ciri-cirinya yang jelas jika diperiksa mulutnya itu seperti banyak sariawan atau pecah-pecah, lidahnya juga banyak...
Ilustrasi

Polisi Buru Penyebar Hoaks Perampokan Bersenpi di Jakarta Barat

👤Rahmatul Fajri 🕔Jumat 20 Mei 2022, 22:17 WIB
Syafri mengatakan pihaknya akan mengusut penyebar pesan tersebut karena telah meresahkan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya