Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN lebat mengguyur DKI Jakarta dalam dua hari terakhir. Hujan deras yang mencurahi beberapa wilayah di Jakarta mengakibatkan 11 RT wilayah Cipinang Melayu dilanda banjir pada Kamis dini hari (15/4).
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, beberapa titik genangan banjir tersebut lantaran curah hujan yang cukup tinggi. Hal ini sesuai dengan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
"Ya memang sesuai dengan perkiraan yang kita terima dari BMKG dalam beberapa hari ke depan ini memang akan ada curah hujan yang cukup tinggi dan potensi adanya genangan air mungkin ada banjir di beberapa titik," kata Ariza, sapaan akrabnya, Kamis (15/4).
Baca juga : Damkar Jakarta Timur Bantu Sedot Banjir di Cipinang Melayu
Namun, pihaknya mengatakan sudah melakukan antisipasi terkait adanya prediksi cuaca buruk ini. Termasuk dengan melakukan koordinasi antara Pemprov DKI Jakarta, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Koordinasi dalam bentuk sistem, pemberitahuan, sosialisasi, hingga menyiapkan semua perangkat pendukung.
"Dalam rangka pencegahan, pengurangan, mitigasi dan sebagainya. termasuk menyiapkan petugas dan melakukan segalanya terkait evakuasi dan menyiapkan tempat-tempat pengungsian apabila terjadi banjir," ungkapnya.
"tapi inshallah ya, kalau saat ini biasanya dalam waktu singkat banjir sudah surut," imbuhnya. (OL-7)
Warga desa yang terbiasa hidup dengan keterbatasan dinilai lebih mudah beradaptasi saat harus kehilangan harta benda.
HINGGA malam hari ini Kota Denpasar dan Bali umumnya masih diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Data yang dihimpun BPBD Kabupaten Badung hingga Selasa (24/2) pukul 09.00 Wita sejak Senin (23/2) pukul 18.00 Wita, menyebutkan ada 8 kejadian banjir di Kuta dan 1 di wilayah Kuta Selatan.
Bantuan benih diberikan setelah sebanyak 1.031 petani yang terdampak banjir mengadu dan beraudiensi langsung ke Plt Bupati Asep Surya Atmaja.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengaku masih ada pekerjaan rumah (PR) yang belum selesai termasuk janji mengatasi banjir dan macet.
Tim di lapangan terus melakukan upaya penanganan untuk mempercepat surutnya air.
Periode 1-10 Februari 2026 atau dasarian I Februari terdapat peluang hujan dengan intensitas lebih dari 50 milimeter per dasarian sebesar 70 hingga lebih dari 90 persen.
Sebagian warga Bumiayu memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman karena rumah mereka terdampak banjir. Tak hanya itu, ratusan hektare tanaman padi juga rusak.
Pengelola Jakarta Garden City (JGC) mengebut pembenahan infrastruktur dan jalan di tengah kemacetan, cuaca ekstrem, serta sorotan isu lingkungan RDF Rorotan.
Pramono mengingatkan agar permasalahan tata ruang itu tidak diperparah dengan kebiasaan warta membuang sampah sembarangan.
Hujan dengan intensitas tinggi menjadi pemicu utama terjadinya bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat.
Adapun di Jakarta Timur, genangan tercatat di 16 RT yang berada di Kelurahan Rawa Terate, Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved