Rabu 14 April 2021, 13:02 WIB

Masyarakat Boleh Lewati Penyekatan Khusus Daerah Penyangga

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan
Masyarakat Boleh Lewati Penyekatan Khusus Daerah Penyangga

Mi/Supardji Rasban
Petugas Satlantas Polres Brebes berjaga di Tol Pejagan-Pemalang, Jawa Tengah

 

KORPS Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyebut masyarakat masih dapat melakukan pergerakan antar kota di sekitar lokasi penyekatan arus mudik Idul Fitri 2021 nanti.

Kabag Ops Korlantas Polri, Kombes Rudy Antariksawan merinci bahwa petugas tidak akan memutarbalikkan pengemudi yang melintas posko penyekatan apabila daerah yang dituju masih termasuk dalam daftar wilayah aglomerasi atau daerah penyangga suatu kota atau kabupaten.

"Nanti ada wilayah aglomerasi. Aglomerasi itu misalnya Semarang, lalu ini di Bekasi ke Jakarta, atau Tangerang itu boleh (melintas) wilayah aglomerasi," papar Rudy, Rabu (14/4).

Meski diperbolehkan, petugas akan tetap memberhentikan pengemudi yang melintas untuk mengecek dokumen-dokumen pribadi seperti kartu tanda penduduk (KTP).

Hal itu dilakukan guna memastikan tujuan dan tempat tinggal pengemudi tersebut. Sehingga, kata Rudy, petugas dapat memastikan bahwa pengemudi yang diberhentikan itu tak bermaksud untuk mudik.

Rudy menyebut bahwa masyarakat antar kota perlu diberi akses untuk melintas lantaran banyak kegiatan yang terjadi tak tertumpu pada satu wilayah perkotaan saja.

"Karena ada kaitan orang kerja di situ," jelas dia.

Rudy juga menuturkan selama masa pelarangan mudik nanti tempat wisata dapat terus beroperasi. Hanya saja, wisata itu diperuntukan bagi masyarakat lokal di wilayah tersebut.

"Termasuk wisata itu kan juga boleh, tetapi untuk lokal. Orang lokal boleh di situ dan ada kapasitas 50 persen," pungkasnya.

baca juga: Polisi Fokus Jaga 'Jalan Tikus' Cegah Pemudik Sepeda Motor

Sebelumnya, pemerintah secara resmi melarang masyarakat aktivitas mudik lebaran 2021 sejak 6 hingga 17 Mei 2021 dengan alasan risiko penularan covid-19 yang masih tinggi di Indonesia.

Polri melalui Korlantas Polri menyiapkan 333 titik penyekatan yang tersebar di sepanjang lintasan Lampung hingga Bali agar masyarakat tak melakukan kegiatan mudik. (OL-3)

 

Baca Juga

Dok MI

Pemudik tanpa Surat Bebas Covid-19 Diimbau Lapor Polsek

👤Ant 🕔Selasa 18 Mei 2021, 23:58 WIB
Yusri mengatakan Polda Metro Jaya telah menyiapkan fasilitas tes usap antigen gratis bagi para pemudik yang kembali ke...
dok.mi

Jaksa Tuntut Residivis Produksi Gas Melon tak ber-SNI 18 BulanĀ Bui

👤Dede Susianti 🕔Selasa 18 Mei 2021, 21:35 WIB
TERDAKWA utama pelaku produksi tabung gas melon tak berstandar nasional Indonesia (SNI) dituntut 18 bulan penjara oleh jaksa pada Kejari...
ANTARA

Sandiaga Puji Anies yang Tutup Obyek Wisata karena Dibanjiri Warga

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 18 Mei 2021, 21:18 WIB
Pemprov DKI Jakarta telah menutup sementara sejumlah tempat wisata sejak 15 hingga 17 Mei, seperti Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Berebut Fulus dari JAKARTA

Jawa Barat menjadi primadona pariwisata bagi warga Jakarta. Namun, sejak pembangunan jalan tol dan terhubung dengan tol trans-Jawa
menyebabkan fulus wisatawan Jakarta terbelah.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya