Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Jasa Raharja member of Indonesia Financial Group (IFG) memastikan santunan kepada 26 ahli waris korban kecelakaan maut bus di Sumedang, Jawa Barat, tidak dipotong alias utuh sebesar Rp50 juta.
Seperti diketahui, pada Rabu (10/3), Bus Sri Padma Kencana yang mengalami kecelakaan di Wado Sumedang pada Rabu (10/3), di mana sampai dengan Kamis (11/3) jumlah korban meninggal dunia sebanyak 29 orang.
Baca juga: Tol Laut Nunukan, Pintu Masuk Logistik Perbatasan RI-Malaysia
"Jasa Raharja sudah menyerahkan santunan kepada 26 ahli waris korban melalui mekanisme transfer ke rekening ahli waris, sehingga dipastikan dana santunan diterima utuh dan tidak ada potongan apapun," kata Direktur Utama PT Jasa Raharja dalam keterangannya, Jumat (15/3).
Dia menuturkan, setiap korban meninggal dunia memperoleh santunan sebagai bentuk Perlindungan Dasar Pemerintah sebesar Rp50 juta sesuai Peraturan Menteri Keuangan RI No. 15 Tahun 2017
Budi juga menambahkan, untuk seluruh korban luka-luka kecelakaan bus yang masuk jurang itu, juga berikan surat jaminan dengan biaya maksimal sampai dengan Rp.20 juta kepada pihak RSUD Sumedang.
"Diharapkan, korban tidak perlu khawatir akan biaya dan dapat membantu mempercepat proses pemulihan akibat cidera kecelakaan," kata Budi.
Penyerahan santunan, lanjutnya, dilakukan sesegera mungkin sesuai dengan domisili dari ahli waris korban yang tersebar di wilayah Bandung dan Purwakarta.
Pada Rabu kemarin pukul 18.20 WIB, dilaporkan terjadi kecelakaan tunggal yang menimpa bus pariwisata Sri Padma Kencana bernomor polisi T 7591 TB, yang mengangkut rombongan SMP IT Al Muawwanah, Cisalak, Subang, Jawa Barat. Hingga saat ini tercatat 29 orang meninggal dunia atas peristiwa itu. (OL-6)
Jasa Raharja menegaskan perannya sebagai perwakilan negara dalam memberikan perlindungan dasar bagi masyarakat pasca kecelakaan bus pariwisata di Jalur Wisata Bromo.
PT Jasa Raharja mencatatkan kinerja gemilang sepanjang 2024 dengan menyetorkan dividen sebesar Rp1,1 triliun kepada negara.
Direktur Operasional Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, menyampaikan bahwa sebagian besar korban kecelakaan lalu lintas penerima santunan berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.
Wamen BUMNĀ dan Direktur Utama Jasa Raharja menjenguk puluhan korban kecelakaan bus di Cipularang yang masih dirawat di RS Abdul Radjak Purwakarta.
Ia mengatakan stunting sebagai masalah gizi kronis yang menghambat pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak, merupakan ancaman serius bagi masa depan bangsa.
Penghargaan ini, tidak hanya menjadi kehormatan bagi Jasaraharja Putera, tetapi juga menjadi sumber motivasi baru bagi perusahaan
Pemkab memiliki data ketersediaan bahan baku pangan, sehingga menu MBG di Sumedang bisa disesuaikan dengan pasokan lokal yang tersedia.
Kewaspadaan menjadi hal utama yang harus dibangun bersama, baik oleh pemerintah daerah maupun masyarakat, guna meminimalkan risiko dan dampak bencana.
Capaian tersebut menempatkan Sumedang sebagai salah satu daerah strategis di Kawasan Rebana Metropolitan
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Pemkab Sumedang membantu penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), benih dan perbaikan irigasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved