Jumat 12 Maret 2021, 12:57 WIB

Tol Laut Nunukan, Pintu Masuk Logistik Perbatasan RI-Malaysia

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Tol Laut Nunukan, Pintu Masuk Logistik Perbatasan RI-Malaysia

ANTARA
Ilustrasi

 

SEJAK diluncurkan tahun 2015 sebagai salah satu program pemerintah, tol laut dikatakan menjadi andalan transportasi. Termasuk di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara yang merupakan wilayah perbatasan antara Indonesia dan Malaysia.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Nunukan Yohanis Tedang mengatakan, pelabuhan Nunukan merupakan pintu masuk untuk memenuhi kebutuhan pokok dan bahan bangunan bagi masyarakat di perbatasan Kalimantan Utara, Indonesia dengan Malaysia.

Baca juga: Ekonom: Unrealized Loss , Bagian Risiko Investasi Wajar

"Dengan adanya tol laut yang disiapkan oleh pemerintah sangat membantu kebutuhan masyarakat di Perbatasan Khususnya di Kabupaten Nunukan yang bersebelasan langsung dengan Malaysia," ujar Tedang dalam keterangan pers Kementerian Perhubungan, Jumat (12/3).

Menurutnya, dengan jadwal dan rute yang teratur serta tarif yang disebut murah karena ada subsidi dari pemerintah, menjadi salah satu alasan masyarakat sekitar juga memilih untuk memanfaatkan tol laut. Baik itu, lanjutnya, untuk menerima kiriman (consignee) maupun mengirimkan (shipper/shipping) produk mereka.

"Tol laut lebih ekonomis sehingga dapat memangkas biaya logistik yang akhirnya membuat harga menjadi lebih murah dan terjangkau," klaim Tedang.

Selain itu, dia mengungkapkan para pedagang di Nunukan juga merasa terbantu dengan adanya tol laut, sebab katanya, mereka dapat mengirimkan produk-produk yang mereka hasilkan ke pasar yang ditujukan

"Produk mereka dapat menjangkau pasar yang lebih luas, tidak hanya beredar di dalam pulau atau sekitar situ saja. Otomatis ada peningkatan juga dari segi finansial mereka," ungkap Tedang.

Dijelaskan, pada awalnya Tol Laut di Nunukan hanya ada satu rute saja dengan tujuan Makassar. Namun, tahun ini pemerintah menambah rute tol laut tersebut dengan tujuan Pulau Jawa melalui pintu masuk Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Tedang menuturkan, barang yang dibawa melalui Tol Laut menuju Nunukan meliputi bahan bangunan, kayu, besi, semen, mie, tepung, air meneral dan ada juga muat pakan ayam, dan kebutuhan pokok lainnya. Sementara, produk unggulan yang dikirimkan dari Nunukan adalah rumput laut dan produk lokal lainnya

"Ada dua kapal yang beroperasi ke wilayah Nunukan yakni KM Kendhaga Nusantara 6 pelabuhan asal Makassar dan KM Kawas Mas, pelabuhan asal Tanjung Perak Surabaya," tutupnya.

Pihaknya menyebut, Tol Laut merupakan program pengangkutan logistik laut untuk menghubungkan pelabuhan-pelabuhan di nusantara yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut. Tujuannya dikatakan untuk mengurangi disparitas harga antar wilayah, antar pulau, antar daerah serta memangkas biaya logistik yang mahal. (OL-6)
 

Baca Juga

Dok. Pribadi

Kemenkominfo Perluas Kolaborasi Perkuat Ekosistem Jasa Keuangan Digital 

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Desember 2021, 21:25 WIB
Kementerian Kominfo telah menginisiasi Forum Ekonomi Digital Kominfo (FEDK) sebagai wadah resmi antara Pemerintah dan pelaku industri...
Antara/Kornelis Kaha

Angkasa Pura I Proyeksikan Rugi Rp601 M di Tahun Depan 

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 08 Desember 2021, 20:59 WIB
Laba sebelum bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi (EBITDA) tahun ini minus Rp297 miliar dan arus kas operasi minus Rp1,1...
DOK KEMENTAN

Mentan Dorong Provinsi Lampung Hasilkan 300.000 Bibit Sapi

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Desember 2021, 20:29 WIB
Lampung sendiri dipilih Kementan karena dinilai mampu menerapkan pola reguler maksimum, di mana hasil ternak yang berkembang bisa memenuhi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya