Jumat 26 Februari 2021, 20:56 WIB

Kala Komedian Komeng Jadi Korban Penipuan Transfer ke Daus Mini

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan
Kala Komedian Komeng Jadi Korban Penipuan Transfer ke Daus Mini

Dok. Pribadi
Komedian Komeng

 

ALFIANSYAH Bustami alias Komeng menjadi korban penipuan transfer uang kepada rekan panggungnya Daus Mini. 

Hal itu diketahui setelah keduanya bertemu, Daus Mini mengaku tidak pernah menerima transfer uang dari Komeng. 

"Ini foto Whatsapp Daus Mini lagi mandi, kalau dia tidak ngaku, terus ini siapa?," ucap Daus, Jumat (26/2). 

Sambil merengek histeris, Daus Mini pun baru menyadari tidak sedikit kolega dan temannya menghubungi bahwa ia telah mengirimkan transfer seperti yang dialami Komeng. 

"Aduh ini gimana.. gue gak pernah minta transfer," papar Daus. 

Keributan diantara kedua pelawak itu pun terdengar oleh preserter Chacha Annisa. Ia pun menghampiri hendak menanyakan duduk perkara keributan. 

Chacha mengatakan bahwa semua permasalahan itu diakibatkan oleh Daus karena aplikasi Whatsapp pada telepon selulernya diambil alih seseorang. 

Keributan Komeng dan Daus yang ditengarai Chacha ini merupakan adegan ulasan program Siber TV di Instagram @CCICPolri yang ditayangkan secara lengkap pada Jumat, 26 Februari 2021 pukul 20:00 WIB di channel YouTube SiberTV. 

Channel YouTube besutan Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri ini merupakan tayangan mengenai dunia sibernetika yang dikemas melalui talkshow dan hiburan. 

Baca juga : Mafia Tanah Serobot Ratusan Ha Lahan Warga Tangerang

Direktur Dittipidsiber Bareskrim, Brigjen Slamet Uliandi mengatakan, tayangan ini diharapkan agar masyarakat dapat menikmati edukasi sibernetika sebagai sebuah tontotan. 

"Baru satu minggu ini kami soft launching channel Youtube Siber TV. Kami berupaya membangun kesadaran masyarakat dalam pemanfaatan dunia digital perlu memperhatikan keamanan," ungkap Slamet. 

Kejahatan siber, lanjut Slamet, merupakan kejahatan konvensional yang kini bertransformasi di dunia siber. Setelah para pelaku berhasil mencuri identitas seseorang pada aplikasi, mereka akan memanfaatkan kelengahan korban untuk memenuhi tindakan tertentu. 

"Korban pertama sudah pasti pemilik identitas itu sendiri. Korban selanjutnya tidak terhingga, pokoknya semua nomor kontak yang tersimpan pada smartphone tersebut dapat menjadi korban," tegasnya. 

Menurut Slamet, para pelaku kejahatan siber akan terus mengikuti perkembangan kecanggihan teknologi. Hal ini tentu sangat rumit untuk bisa dijelaskan secara teknis kepada masyarakat luas. 

"Upaya kami, dengan tayangan Siber TV ini agar orang awam sekali pun dapat memahami hal rumit itu. Karena segala potensi terwujudnya kejahatan di dunia siber sangat ditentukan oleh apakah masyarakat sebagai pengguna aplikasi digital yang terkoneksi internet itu ceroboh atau tidak," tegasnya. 

Slamet berpesan, agar masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan dunia siber melalui tayangan hiburan edukatuf yang secara official tayang di channel YouTube Siber TV. 

"Kami akan sederhanakan hal rumit dunia siber jadi tontonan yang mudah dipahami. Pokoknya tonton, likes, dan subscribe supaya tidak ketinggalan informasinya," pungkasnya. (OL-7)

Baca Juga

Dok.MI

Anak-anak Pelaku Tawuran di Kemayoran Dibebaskan

👤Christian 🕔Sabtu 17 April 2021, 03:35 WIB
Polsek Kemayoran menangkap enam orang terkait aksi tawuran sarung beberapa waktu lalu. Namun, mereka tak ditahan lantaran masih berusia di...
 ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

14% Vaksinasi Covid-19 Indonesia Ada di Jakarta

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 16 April 2021, 23:15 WIB
Hingga hari ini Jakarta telah mencatatkan penyuntikan 2.429.144 dosis. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.615.457 dosis merupakan penyuntikan...
dok.mi

Jumlah Kasus Baru Positif Covid di Jakarta Menurun

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 16 April 2021, 23:05 WIB
DARI data terkini Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Jumlah kasus baru menurun jika dibandingkan dengan kemarin yang sebanyak 1.330 kasus...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Maksimalkan Target di Ajang Pramusim

EMPAT tim semifinalis Piala Menpora, yakni PSS Sleman, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSM Makassar, akan memaksimalkan turnamen pramusim sebelum berlanjut ke Liga 1

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya