Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
RSUD Kembangan di wilayah Jakarta Barat sempat kewalahan. Sebab, banyak warga lansia yang ingin divaksin covid-19 dan mengantre hingga ke luar bangunan.
Sebagian besar ternyata datang tanpa melakukan pendaftaran terlebih dulu. Namun, pada Selasa (23/2) ini, sudah tidak ada antrean panjang. Petugas sudah mengatur sedemikian rupa agar vaksinasi tidak menimbulkan kerumunan.
Diketahui, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah membuka tahap vaksinasi covid-19 bagi lansia. Mereka diwajibkan mendaftar lewat tautan di situs resmi. Seusai pendaftaran, masing-masing dinas kesehatan akan membuat teknis vaksinasi.
Baca juga: PPKM Hingga Vaksinasi, Upaya Pemerintah Kendalikan Covid-19
RSUD Kembangan tetap menampung lansia yang sudah datang meski belum mendaftar. Mereka dibantu untuk mendaftarkan diri dan divaksin di hari yang lain.
"Mungkin banyak lansia yang belum tersosialisasi registrasi secara daring. Mereka banyak yang gaptek, jadi minta bantuan ke kita. Kemarin sudah diatasi. Yang datang kita tampung dulu secara manual, kemudian kita jadwal untuk hari berikutnya," ujar Plt Direktur RSUD Kembangan Hesti Listyaningsih saat dikonfirmasi, Selasa (23/2).
Pihaknya memprioritaskan warga lansia yang sudah mendaftarkan diri melalui tautan resmi dari Kemenkes. Selanjutnya, fasilitas kesehatan melakukan sistematisasi terhadap daftar penerima vaksin. Hal ini penting agar dapat mengatur antrean vaksinasi, sehingga tidak menimbulkan kerumunan.
Baca juga: Presiden: Kerja Sama Lintas Negara Kunci Atasi Pandemi
"Karena dari pendaftaran tautan Kemenkes itu tidak ada sistem penjadwalan vaksinasi bagi tiap pendaftar. Kami 'breakdown' lagi, kami berikan hari, tanggal serta jamnya," jelas Hesti.
Hingga hari ini, tercatat ada 581 orang lansia yang divaksin di RSUD Kembangan. Adapun tahap vaksinasi untuk warga lansia di Jakarta resmi dimulai pada Jumat (19/2) lalu. RSUD Kembangan menargetkan 200 orang lansia yang divaksin setiap hari.
"Tapi jumlah itu bisa kurang. Karena kalau ada komorbid harus ditunda. Kami berikan obat agar penyakitnya stabil, lalu diberikan jadwal baru," imbuhnya.(OL-11)
Di Indonesia, fenomena employee-caregivers atau karyawan yang merangkap sebagai pengasuh orang tua di rumah menjadi tantangan unik.
Biasanya kalau di tempat ramai, dia (lansia) itu sudah merasa enggak bisa (mendengar). Itu disebut sebagai cocktail party deafness.
Penurunan fungsi pendengaran sering dianggap sebagai konsekuensi alami dari pertambahan usia.
Ingin mudik aman tanpa drama? Simak panduan lengkap manajemen stres dan kenyamanan kabin khusus untuk perjalanan bersama anak-anak dan lansia di sini
Efektivitas terapi kanker harus berjalan selaras dengan kondisi fisik dan psikologis pasien.
Kemensos bersama Badan Gizi Nasional (BGN) mematangkan skema pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved