Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISIONER Kompolnas Poengky Indarti meminta Polri untuk mendalami unsur pidana dalam kasus narkoba yang menyerat Kapolsek Astana Anyar Yuni Purwanti dan 11 anggotanya. Poengky berharap Yuni tak hanya dikenakan sanksi kode etik dengan pencopotan dari jabatannya, tetapi juga diusut dari sisi pidananya.
"Harus didalami kemungkinan potensi pidananya, antara lain perlu interogasi dari mana mereka mendapatkan narkoba? Apakah mereka mengenal bandar narkoba beserta jaringannya? Atau ada dugaan menjadi backing? Atau apakah narkoba yang digunakan itu merupakan barang bukti perkara," kata Poengky, ketika dihubungi, Kamis (18/2).
Poengky mengatakan unsur pidana tersebut harus dikembangkan secara intensif untuk memberantas jaringan narkoba. Ia mengatakan Polri harus membuat kasus ini terang benderang dan diketahui asal barang haram tersebut.
"Jika benar mereka diduga berhubungan dengan jaringan narkoba atau menggunakan narkoba yang merupakan barang bukti perkara, maka mereka juga harus dijerat pidana," kata Poengky.
Lebih lanjut, Poengky menyayangkan Yuni terlibat kasus narkoba. Ia mengatakan hal tersebut mencoreng institusi Polri, khususnya polisi wanita. Ia mengatakan Yuni harusnya menunjukkan prestasi, bukan malah terlibat narkoba.
"Yang bersangkutan merupakan perwira dan seorang Polwan. Padahal Polwan jumlahnya hanya sekitar 7% di Polri, apalagi yang perwira. Seharusnya dengan jumlah yang sedikit bisa menunjukkan prestasi serta kualitas diri yang baik. Jika terbukti mengonsumsi narkoba, ulah Kompol Y juga telah mencoreng nama baik Polwan," kata Poengky.
Sebelumnya, Kapolsek Astana Anyar Yuli Purwanti dan 11 anggotanya ditangkap Propam Polda Jabar dan Mabes Polri. Mereka diduga mengonsumsi narkoba jenis sabu.
"Terkait dugaan penyalahgunaan narkoba. Ada 12 yang diamankan termasuk Kapolsek," tutur Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Erdi Chaniago di Polda Jawa Barat. (OL-4)
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved