Sabtu 06 Februari 2021, 23:46 WIB

Bima Arya Klaim Ganjil Genap Hari Pertama Berhasil

Dede Susianti | Megapolitan
Bima Arya Klaim Ganjil Genap Hari Pertama Berhasil

Dok Humas Pemkot Bogor
Bima Arya

 

WALI Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengklaim kebijakan ganjil genap yang dikeluarkannya pada hari pertama, Sabtu (6/2), efektif menurunkan mobilitas warga.

Menurut Bima, berdasarkan dari pantauan pihaknya mulai dari pukul 08.00 hingga sore, situasi Kota Bogor jauh lebih lengang, lebih sepi daripada akhir pekan biasa. Dia mengestimasi jumlahnya berkurang sekitar 30%

Kemudian lanjutnya, secara umum di semua titik penyekatan dan check point pun, 80% warga atau pengendara sudah patuh.

"Yang kita putar balikkan itu sekitar 20 persen. Jadi secara keseluruhan, ganjil genap ini telah mengurangi kerumunan, kepadatan dan juga arus yang masuk ke Kota Bogor, maupun di dalam Kota Bogor," imbuhnya Sabtu (6/2).

Lebih jauh Bima mengatakan, tujuan dari ganjil genap ini untuk mengurangi mobilitas warga dan untuk menekan penularan covid-19. 

"Yang pertama sudah berhasil. Ya maksudnya aktifitas warga ditekan minggu ini. Tetapi yang kedua, minggu depan, kita pelajari trend covid-19 ini. Kemudian klaster-klasternya. Kemudian apakah ada hubungannya dengan usaha kami mengurangi mobilitas di akhir minggu ini," katanya.

Selain itu, dia menyebut bahwa kebijakannya itu mendapat respon yang baik dari warga. Dia mengatakan, pada umumnya warga bisa menerima kebijakan tersebut.

"Karena memang ada yang tujuannya jalan- jalan dan yang lain-lain. Akan tetapi, jika ada tujuannya yang jelas, kami persilakan untuk melanjutkan. Ya tadi memang ada yang menghadiri pernikahan, itu kan jelas ada undangannya sudah jauh-jauh hari, ya silakan. Tetapi ada beberapa rombongan keluarga, kebetulan saya ada di situ tadi, ingin jalan-jalan saja. Nah akhirnya mereka putuskan untuk putar arah dan jalan-jalannya di tempat lain saja katanya begitu," ungkapnya.

Kepada masyarakat atau pengendara, Bima kembali mengimbau agar untuk mengerti dan mematuhi.

"Jadi besok adalah tanggal ganjil. Jadi sebaiknya bagi Anda yang nomor genap, untuk menyesuaikan supaya tidak masuk atau berkendara di Kota Bogor. Kecuali Anda memiliki tujuan yang jelas, seperti bertugas, dinas atau pelayanan publik," pungkasnya 

Sementara itu berdasarkan data dari GT Bogor pada Sabtu (6/2) sampai pukul 12.00, kendaraan yang masuk sebanyak 8.055 kendaraan.

Jumlah tersebut jauh berkurang dari hari Sabtu sebelumnya (30/1) yang hingga waktu yang sama atau pukul 12.00 WIB, tercatat sebanyak 11.455 kendaraan yang masuk ke wilayah Kota Bogor.

"Sabtu pekan lalu itu jumlahnya 11.455 kendaraan. Dan Sabtu ini dengan kebijakan ganjil genap, hanya 8.055 kendaran yang masuk. Artinya turun 3.400 kendaraan," jelas Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Bogor Dody Wahyudin.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam rangka menekan penularan covid-19, Pemkota Bogor mengeluarkan kebijakan ganjil genap. Ganjil genap ini berlaku selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) atau di Kota Bogor disebut pembatasan kegiatan masyarakat berskala mikro( PKMBM).

Sementara sesuai Surat Edaran Wali Kota Nomor 440/693-HUK, HAM tentang PKMBM dalam rangka penanganan covid-19 di Kota Bogor, ganjil genap dilakukan mulai 6-7 Februari dan akhir pekan depan yakni mulai 12 hingga 14 Februari. (OL-8)

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto

Daya Tampung Sekolah di PPDB Kerap Diabaikan, Ini Imbauan Ombudsman Jakarta

👤Hilda Julaika 🕔Kamis 26 Mei 2022, 23:06 WIB
Faktanya, lanjut Dedy, ketentuan daya tampung ini seperti diabaikan oleh beberapa SMA dan SMK milik pemerintah di Provinsi DKI Jakarta dan...
AFP/Luis Robayo

Cegah DBD, Dinkes Kota Bekasi Sarankan 3M Bukan Fogging

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Kamis 26 Mei 2022, 23:00 WIB
Kepala Dinkes Kota Bekasi Tanti Rohilawati menegaskan terkait perkembangan DBD di Kota Bekasi fogging bukan untuk pencegahan tetapi untuk...
MI/Andri Widiyanto

Satu Mobil Formula E Akan Dipamerkan saat HBKB di Jakarta Minggu Nanti

👤Mohamad farhan Zhuhri 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:46 WIB
"Mobil ini akan dipajang dan hanya 1," ujar Ketua Komite Penyelenggara Formula E Jakarta Ahmad...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya