Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi menyebut pihaknya belum memastikan dukungan terhadap Anies Baswedan dalam pertarungan di Pilkada 2022 mendatang.
Suhaimi menjelaskan keputusan itu bergantung pada banyak faktor. Menurutnya, hal yang paling utama ialah keikutsertaan Anies dalam kontestasi politik dan kinerja selama menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Baca juga: Wacana Pilkada Dipercepat, Anies: Urus Covid-19 Dululah
"Harus dilihat dulu, Pak Anies menyalonkan lagi atau tidak. Kalau definitif ingin mencalonkan lagi, mari kita lihat faktor selanjutnya," ujar Suhaimi saat dihubungi, Rabu (3/2).
PKS akan melihat sejauh mana Anies dapat menuntaskan 23 janji politik dan sejumlah program dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). "Bagaimana penilaian warga Jakarta terhadap beliau. Kalau bagus, tentu warga akan memilih beliau kembali," pungkas Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu.
Adapun faktor lain yang menentukan, yaitu sejauh mana kinerja Anies terhadap PKS. Mengingat, PKS sebagai partai yang berbasis Islam dan memiliki agenda keumatan.
"Memang kalau mau menilai, sekarang ini yang tepat. Karena tahun depan kan masa jabatan berakhir. Maka, kami akan mulai mengevaluasi," imbuhnya.
Baca juga: Gerindra Pecah Kongsi dengan Anies Baswedan?
Bila Anies secara terbuka ingin kembali mencalonkan diri sebagai gubernur DKI, DPW PKS DKI Jakarta akan memberikan rekomendasi maupun evaluasi kepada DPP PKS.
Sebelumnya, PKS dan Partai Gerindra berkoalisi dalam Pilkada 2017 untuk mengusung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Pasangan itu terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, yang mengalahkan calon petahanan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat, serta penantang Agus Harimurti Yudhoyono-Silviana Murni.(OL-11)
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved