Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
KUASA hukum Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar mendatangi Polda Metro Jaya (PMJ) untuk menjemput surat penetapan tersangka Rizieq Shihab terkait kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta.
Aziz mengatakan Rizieq dan lima orang lainnya akan memenuhi panggilan penyidik sebagai saksi pada Senin (14/12). Itu sesuai dengan surat panggilan sebelumnya.
Namun, dengan ditetapkannya Imam Besar FPI itu sebagai tersangka, pihaknya mendatangi PMJ untuk bertemu penyidik dan mengambil surat penetapan tersangka. Menurutnya, ini sebagai langkah proaktif dari pihak Rizieq, sebelum polisi mengirimkan surat panggilan tersangka.
Baca juga: Rizieq Shihab Tersangka Kasus Kerumunan Petamburan
"Perkembangan, dinamikanya berubah. Kami di sini proaktif mendatangi Polda Metro Jaya untuk mengambil surat panggilan. Sebelum dikirimkan, kami datang dulu ke sini sekarang," ujar Aziz, Jumat (11/12).
Lebih lanjut, Aziz mengatakan sejauh ini baru ada surat penetapan tersangka. Ketika sudah ada surat pemanggilan, Rizieq dan lima orang lainnya akan memenuhi panggilan tersebut.
"Kan panggilannya sebagai tersangka untuk pemeriksaan belum ada. Menangkap itu kan ada suratnya. Ada panggilan surat untuk diperiksa tidak datang, makanya kita ambil sekarang. Kapan waktunya, Insya Allah akan kami penuhi," pungkas Aziz.
Baca juga: Usut Kasus Kerumunan Rizieq, Kapolda Metro: Tak Ada Gigi Mundur
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran siap melakukan tindakan tegas dengan menangkap tersangka Habib Rizieq Shihab (HRS). Selain Rizieq, polisi juga menetapkan lima tersangka lain.
Rinciannya, ketua panitia pernikahan Haris Ubaidilah (HU), sekretaris panitia Ali Alwi Alatas (AA), penanggung jawab keamanan Maman Suryadi (MS), penanggung jawab acara Ahmad Sabri Lubis (SL) dan kepala seksi acara Idrus (I).
Penyidik menetapkan Rizieq sebagai tersangka kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta. Rizieq dipersangkakan Pasal 216 KUHP dan Pasal 160 KUHP. Sebelumnya, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum PMJ melakukan gelar perkara terkait kasus kerumunan di acara pernikahan putri Rizieq.(OL-11)
Polisi mengungkap pelaku penganiayaan terhadap pegawai SPBU di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, yang videonya viral di media sosial
Polda Metro Jaya belum menetapkan tersangka kasus kecelakaan TransJakarta di Swadarma. Gubernur Pramono Anung sebut faktor human error dan jam kerja sopir.
Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Timur tengah mendalami kasus penganiayaan yang melibatkan tiga pegawai SPBU 3413901 di Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur.
Bidpropam Polda Metro Jaya turun tangan selidiki dugaan penganiayaan tiga petugas SPBU di Cipinang. Pelaku diduga oknum yang catut nama Jenderal saat paksa isi BBM subsidi.
Kasus penganiayaan petugas SPBU Cipinang menambah daftar panjang arogansi oknum aparat. Pelaku sempat ancam bunuh dan catut nama Kapolda.
Terungkap! Polisi sebut sopir tertidur jadi penyebab tabrakan 'adu banteng' dua bus Transjakarta di Koridor 13 Swadarma. Simak kronologi, jumlah korban terbaru, dan kondisi terkini di sini
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved