Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYIDIK Polda Metro Jakarta Selatan menyatakan bahwa mantan artis cilik, Iyut Bing Slamet, telah mengonsumsi narkoba sejak 16 tahun lalu. Hal itu diketahui usai dilakukan hasil pemeriksaan sementara terhadap Iyut yang terjerat kasus narkotika jenis sabu.
"Memang yang bersagkutan dari pengakuannya sudah memakai dari 2004," ungkap Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budi Sartono, Sabtu (5/12).
Namun, polisi tak menjelaskan lebih lanjut apakah Iyut selama belasan tahun itu menjadi pengguna aktif nakoba. Budi hanya menyebut Iyut terakhir mengonsumsi sabu pada awal Desember ini.
"Setelah kami melakukan pemeriksaan bahwa yang bersangkutan terakhir memakai pada 1 Desember 2020," ungkapnya. Kini, penyidik masih memeriksa Iyut secara intensif.
Pasalnya, belum ada keterangan soal asal usul narkoba itu. Penyidik terus menggali keterangannya.
"Sementara masih kami kembangkan lagi ke siapa dia membelinya. Tapi yang bersangkutan dari barang bukti yang kami temukan dan tes urine positif," terangnya.
Penyidik pun mempersangkakan Iyut dengan Pasal 127 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sebelumnya, IBS atau Iyut Bing Slamet ditangkap di kediamannya di Kramat Sentiong, Johar Baru, Jakarta Pusat, pada Kamis (3/12). (OL-14)
Direktorat Interdiksi Narkotika Bea Cukai bersama Kanwil Bea Cukai Aceh, Bea Cukai Langsa, dan BNN menggagalkan penyelundupan narkotika dalam jumlah besar di Aceh Timur.
Kasus ini bermula dari penangkapan FG pada 26 November 2025. Dari dompetnya, polisi menemukan sabu seberat 0,43 gram yang tersimpan dalam kertas aluminium foil dan plastik klip.
Proses diplomasi dan pemenuhan legalitas pemindahan tersangka difasilitasi oleh Duta Besar RI untuk Kamboja, Santo Darmosumarto, bersama seluruh jajaran KBRI Phnom Penh.
POLRES Asahan menangkap dua pelaku yang terlibat jaringan sabu ke Palembang di Dusun II, Desa Bangun Sari, Kecamatan Silo Laut, Minggu (9/11).
Alat pelacak, yang dipasang otoritas narkotika Thailand, menunjukkan bahwa bahan kimia tersebut bergerak ke utara menuju perbatasan Myanmar.
BNN RI membongkar rumah produksi sabu di Cisauk, Tangerang. Pelaku IM dan DF meraup keuntungan Rp1 miliar dengan modus mengekstrak obat asma menjadi bahan narkoba sabu
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved