Jumat 04 Desember 2020, 14:30 WIB

Sidak di Lapas Paledang Temukan 125 Hp Napi

Dede Susianti | Megapolitan
Sidak di Lapas Paledang Temukan 125 Hp Napi

Dok.Lapas Paledang
Ratusan handpone milik napi di Lapas Paledang, Bogor, yang ketahuan saat sidak dimusnahkan dengan dipukul.

 

LEMBAGA Pemasyarakat (Lapas) Paledang Bogor gencar mengadakan inspeksi mendadak (sidak) di kamar-kamar warga binaan (napi). Hasilnya, ditemukan 125 hanphone (HP).

"Ini (sidak) untuk mencegah terjadinya peredaran narkoba yang dilakukan para warga binaan (napi)yang ada di Lapas Paledang. Kami rutin mengadakan sidak, minimal empat kali sebulan," ujar Kepala Lapas Paledang Kelas IIA Bogor, Teguh Wibowo dalam keterangan persnya, Jumat (4/12).

Teguh mengungkapkan, berdasarkan hasil sidak yang dilakukan sejak 2019 hingga Juli 2020, pihaknya menemukan 125 handphone, 30 charger, 30 headset, lima modem internet, empat unit powerbank dan 30 baterai handphone.

Semua barang temuan ini pun langsung dimusnahkan dengan cara dihancurkan dan dibakar. "Kami juga melakukan pemeriksaan ketat kepada para pengunjung yang datang, baik pemeriksaan badan atau pun barang bawaan agar tidak ada penyelundupan,"jelasnya.

Sementara itu, ada sisi positif dari masih ditutupnya layanan kunjungan atau ditiadakannya kunjungan tatap muka karena pandemi covid-19. Sehingga dipastikan tidak ada barang selundupan yang masuk ke dalam lapas.

"Kita sejak Maret sudah tidak boleh ada kunjungan tatap muka. Jadi bisa dipastikan tidak ada barang selundupan yang masuk dan seluruh warga binaan bersih dari barang elektronik,"ungkapnya.

Untuk memastikan warga binaan di Lapas Paledang bersih dari narkoba, jelas Teguh, pihaknya membuat program rehabilitasi. Tahun ini, ada 100 warga binaan yang mengikuti program rehabilitasi. Pelaksanaannya dilakukan di dalam lapas secara bertahap

Untuk tahap pertama, sebanyak 50 orang dimulai Januari dan berakhir di Juni. Di tahap kedua sebanyak 50 yang dimulai Juli dan berakhir di Desember.

"Bagi kami, ini bukan hal yang baru, karena hampir setiap tahun Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bogor melakukan rehabilitasi sosial,"pungkas Teguh.

Di kesempatan yang sama, Kasubsi Bimpas Lapas Paledang, Made Argita Darmawan mengatakan, kalau program rehabilitasi ini bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Bogor, Dinas Sosial Kota Bogor, Rumah Sakit Marzuki Mahdi, BNN Kabupaten Bogor dan Yayasan Permata Hati Kita.

"Jadi kami berharap, setiap warga binaan yang masuk sini, setelah keluar pun benar-benar bersih dari narkoba. Mereka tidak lagi terikat dengan dunia hitam itu dan bisa menjalani hidup dengan normal,"pungkas Rachmad.(OL-13)

Baca Juga: KSP Sesalkan Pengibaran Bintang Kejora di KJRI Melbourne

Baca Juga

MI/Kisar Rajagukguk

Krisis Lahan Pemakaman Jenazah Covid Bukan Hanya di Jakarta

👤Selamat Saragih 🕔Minggu 24 Januari 2021, 00:50 WIB
WAGUB DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengatakan, masalah krisis lahan pemakaman jenazah pasien Covid-19 bukan hanya di Ibu Kota, melainkan...
dok.mi

RSUD Depok Tak Bisa Lagi Tampung Pasien Covid-19

👤Kisar Rajagukguk 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 23:45 WIB
RSUD Kota Depok sudah terisi penuh pasien positif covid-19 dengan gejala berat. Warga diminta disiplin protokol kesehatan dan jangan ...
Ilustrasi

Manfaatkan PPKM, Pengedar Paket Besar Diciduk Polisi

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 20:45 WIB
Polres Metro Jakarta Barat berhasil menangkap seorang pemuda berinisial S (22) di kawasan Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya