Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi A Mujiyono mengatakan kenaikan tunjangan anggota DPRD DKI sesuai dengan aturan yang ada. Mujiyono mengatakan total kenaikan tunjangan dewan dalam anggaran Rencana Kerja Tahunan (RKT) 2021 mencapai Rp59 juta.
Di antaranya, tunjangan perumahan naik dari Rp60 juta menjadi Rp105 juta, tunjangan transportasi naik dari Rp21 juta menjadi Rp35 juta. Sehingga total kenaikan tunjangan adalah Rp59 juta. Selanjutnya, dipotong pajak Pph, dikali 90%, menghasilkan angka akhir Rp53 juta.
“Yang naik itu hanya tunjangan perumahan dan transportasi dan itu sesuai dengan aturan. Tunjangan lain tidak naik. Sisanya, anggaran yang lain buat kegiatan untuk masyarakat. Ini sebenarnya kita ngomong sesuatu yang belum final, ngomong sesuatu kertas kerja yang isu. Di RKT itu angka simulasi,” kata Mujiyono saat dikonfirmasi, Kamis (3/12).
Baca juga: Raperda APBD DKI 2021 Dibahas Hari Ini
Adapun tahapan pembahasan APBD 2021 ini selanjutnya ada pelaporan hasil pembahasan di komisi-komisi Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI.
Lalu, pada Jumat (4/12), akan dilakukan perampingan untuk penelitian akhir terhadap APBD DKI. Pada Senin (7/12) akan dilakukan Rapat Paripurna.
“Habis paripurna ada jawaban Gubernur dan seterusnya, permintaan persetujuan anggota secara lisan, habis itu dokmen diserahkan ke gubernur untuk diserahkan ke Kemendagri. Nanti, Mendagri evaluasi mana yang sesuai dan mana tidak sesuai aturan,” paparnya.
Sebelumnya, meroketnya tunjangan anggota DPRD DKI juga sempat dikritisi peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi) Lucius Karus.
Pasalnya, dalam APBD 2021, terdapat kenaikan anggaran untuk Rencana Kerja Tahunan (RKT) DPRD DKI Jakarta yang mencapai Rp888.681.846.000. Bila dibagi dengan 106 anggota DPRD DKI, total anggaran yang diajukan untuk 2021 mencapai Rp8.383.791.000 per anggota DPRD.
Jumlah itu melonjak drastis dibandingkan APBD DKI 2020 yang hanya Rp152.329.612.000 per tahun. Salah satu pos anggaran yang membuat anggaran pegawai DPRD DKI 2021 melambung adalah meroketnya tunjangan anggota DPRD. (OL-1)
Jalan rusak sering kali menjadi penyebab kecelakaan fatal bagi pengendara motor, terutama saat musim hujan.
Alokasi anggaran sebesar Rp200 juta untuk mendukung berbagai program kebersihan, meskipun saat ini teknis pelaksanaan masih akan dibahas lebih lanjut.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memangkas anggaran subsidi Transjakarta hingga Rp1,1 triliun pada 2026 seiring turunnya total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
Dengan capaian tersebut, APBD tahun 2025 mencatatkan surplus sebesar Rp41,7 triliun. Sementara itu, net pembiayaan daerah pada tahun yang sama mencapai Rp67,1 triliun.
Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2025 tentang APBD Tahun Anggaran 2026 resmi diundangkan pada 23 Desember 2025.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyebutkan Pemprov DKI Jakarta tengah merevitalisasi sejumlah ruang publik, namun tidak sepenuhnya bergantung pada APBD.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved