Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
KABID Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan ahli digital forensik untuk mengungkap identitas di video syur mirip artis Gisella Anastasia atau Gisel. Ia mengatakan saat ini saksi ahli masih mendalami dan menganalisa wajah yang ada di video asusila tersebut.
"Kami masih menunggu saksi ahli forensik untuk wajah. Tadi pagi juga kembali diperiksa," ungkap Yusri kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (20/11).
Yusri mengatakan masih butuh waktu bagi saksi ahli itu untuk menyimpulkan hasil analisanya. Ia mengatakan akan menyampaikan ke publik setelah hasil pemeriksaan ahli forensik itu rampung.
Baca juga: Polisi Tunda Gelar Perkara Dugaan Pelanggaran Prokes Pernikahan
"Ini kan tidak mudah nanti kalau sudah selesai nanti kami sampaikan. Karena kan belum selesai hasilnya seperti apa. Secepatnya, ya," katanya.
Sebelumnya, video asusila mirip Gisel berdurasi 19 detik beredar di media sosial pada Sabtu (7/11). Nama Gisel kemudian menjadi trending topic di Twitter imbas video itu. Gisel sendiri telah memberikan komentar dan mengaku wanita di video itu bukan dirinya.
Polisi kemudian menaikkan kasus video asusila itu ke tahap penyidikan, karena memuat unsur pidana. Polisi menyebut adanya pelanggaran Pasal 27 ayat 1 junto pasal 45 di UU nomor 19 tahun 2016 tentang ITE. Lalu, Pasal 8 juncto di pasal 38 UU nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi. (OL-4)
EKSPLOITASI seksual anak di ruang digital kian mengkhawatirkan dengan maraknya manipulasi konten seksual berupa foto dan video melalui fitur kecerdasan buatan atau AI misalnya lewat Grok.
Tindakan ini merupakan upaya nyata pemerintah dalam melindungi perempuan, anak-anak, dan seluruh elemen masyarakat dari risiko kejahatan digital.
Komdigi menyebut Grok AI belum memiliki sistem moderasi atau pengaturan eksplisit untuk mencegah produksi pornografi berbasis foto nyata.
Keempatnya dipulangkan paksa ke negara asalnya masing-masing setelah terbukti menyalahgunakan izin tinggal dan melanggar aturan lalu lintas
Isu pornografi sering dikaitkan dengan keretakan rumah tangga. Namun, apakah benar pornografi secara langsung mengancam keharmonisan pernikahan?
Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di sebuah studio yang disebut kerap digunakan untuk membuat konten dewasa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved